Bali, 2 November 2026. Dua orang dinyatakan hilang akibat tanah longsor yang menerjang kawasan Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/11/2026) malam.
Kedua korban merupakan pengunjung Taman Ekologi Pelaga yang biasa digunakan untuk glamping dan retreat ini.
Satu korban teridentifikasi bernama Bangkit Mubarok (30) dan satu lagi warga negara asing yang belum teridentifikasi.
“Upaya pencarian masih berlangsung,” kata Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di lokasi, Senin (2/11/2026).
Dia menjelaskan, proses pencarian dimulai pukul 09.00 WITA bersama BPBD, Polri dan TNI. Kedua korban diduga tertimbun tanah longsor.
Bencana terjadi Minggu malam sekitar pukul 23.00 WITA setelah sebelumnya hujan lebat mengguyur lokasi sejak sore hari pukul 15.00 WITA.
Longsor menerjang dan menimbun dua bangunan glamping yang lokasinya berada di dekat sungai kemudian hanyut terbawa derasnya arus.
Tercatat ada 23 pengunjung yang ketika musibah terjadi menginap di Pelaga Eco Park. Sebanyak 21 pengunjung berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Proses pertolongan dan pencarian dilakukan sejak Minggu malam setelah musibah. Namun pukul 02.45 WITA, proses pencarian dihentikan karena hujan lebat dan kondisi medan yang membahayakan.
Sidakarya menambahkan, proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian dengan mempertimbangkan kondisi di lokasi dan keselamatan petugas.
“Perkembangan operasi SAR akan dilaporkan lebih lanjut,” ujarnya.
Penulis : Miftachul Chusna (Bali)
Editor : Sabri Rasyid
Sumber Berita : Basarnas Bali












