Dukung Akurasi Informasi Penerbangan, Telkom University dan AirNav Kenalkan NOTAM Berbasis AI di AS

- Penulis

Kamis, 5 November 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc. (paling kanan) berkolaborasi dengan AirNav Indonesia mengembangkan inovasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan.

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc. (paling kanan) berkolaborasi dengan AirNav Indonesia mengembangkan inovasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan.

Pengembangan inovasi teknologi AI LLM dorong efisiensi industri penerbangan

 

Jakarta, 5 November 2026 – Telkom University, perguruan tinggi di bawah ekosistem PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), berkolaborasi dengan AirNav Indonesia mengembangkan inovasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan. Inovasi ini dipaparkan dalam rangkaian Aviation Safety and Security Reverse Trade Mission (RTM) yang diselenggarakan oleh United States Trade and Development Agency (USTDA) pada 26 Oktober hingga 6 November 2026 di Arlington, Virginia, Amerika Serikat.

Forum ini menjadi wadah bagi Indonesia dan Filipina untuk bertukar informasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama teknologi di bidang keselamatan dan keamanan penerbangan. Salah satu solusi yang diperkenalkan AirNav Indonesia dalam forum tersebut adalah aplikasi berbasis AI untuk membantu penyusunan Notice to Airmen (NOTAM) yang dikembangkan bersama Telkom University dan memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM).

Pada kesempatan terpisah, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk penerapan hasil riset perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan industri.

Baca Juga :  TelkomGroup Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Zero Plastic Movement

“Bagi Telkom University, kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana hasil riset dan pengembangan teknologi di perguruan tinggi dapat memberikan solusi bagi kebutuhan industri. Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat secara langsung. Melalui pengembangan NOTAM berbasis AI bersama AirNav Indonesia, kami berharap teknologi ini dapat mendukung peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan layanan navigasi penerbangan, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi anak bangsa memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global,” ujar Prof. Suyanto.

 

Dalam layanan navigasi penerbangan, NOTAM merupakan informasi penting yang memuat pemberitahuan mengenai kondisi atau perubahan fasilitas, layanan, prosedur, hingga potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan. Informasi ini menjadi acuan bagi pilot, maskapai, dan pemangku kepentingan penerbangan dalam mengambil keputusan operasional.

Penyusunan NOTAM membutuhkan ketelitian karena informasi yang disampaikan harus mengikuti format dan standar penerbangan internasional. Untuk mendukung proses tersebut, aplikasi yang dikembangkan bersama Telkom University memanfaatkan teknologi AI yang mampu memahami masukan dalam bahasa sehari-hari, kemudian mengolahnya menjadi format NOTAM sesuai ketentuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO).

Baca Juga :  NeuCentrIX Cirebon Perkuat Digitalisasi RS Dadi Keluarga Ciamis

Sebagai ilustrasi, ketika terdapat pekerjaan perbaikan landasan pacu (runway), petugas dapat memasukkan informasi terkait menggunakan bahasa sehari-hari. Sistem AI kemudian membantu mengubah masukan tersebut menjadi NOTAM yang ringkas, spesifik, dan sesuai standar.

Pengembangan aplikasi ini telah dimulai melalui kerja sama strategis antara AirNav Indonesia dan Telkom University. Pada 28 Juli 2025, kedua institusi melaksanakan soft launching pengembangan aplikasi NOTAM-AI sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Tangerang, Banten.

Sebagai bagian dari TelkomGroup dan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Telkom University terus mendorong pemanfaatan hasil riset untuk menjawab tantangan industri. Kolaborasi bersama AirNav Indonesia menjadi salah satu wujud upaya tersebut, sekaligus membuka peluang bagi inovasi karya anak bangsa untuk memberikan kontribusi di tingkat global. (*)

Editor : Sabri Rasyid

Sumber Berita : Rilis Telkom

Berita Terkait

Angga Raka Prabowo: Pemimpin Digital Harus Berani Ubah Cara Kerja Lama
Intip Bisnis BUMN Pos di Asia, Ada yang Senasib PosIND?
Telin Dinobatkan Perusahaan Wholesale Terbaik di Asia dalam Telecom Review Excellence Awards 2026
KADIN DKI Jakarta Buka Pintu Kolaborasi, Siap Cetak Pemuda Masjid Jadi Wirausaha Digital
Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI
Wamen Nezar Patria: Daerah Tak Harus Menunggu Infrastruktur Canggih untuk Maju Digital
Belajar Memimpin Diri hingga Ubah Lingkungan, Anak Muda Medan Ikuti GerakDampak Academy 2026
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:54 WIB

Angga Raka Prabowo: Pemimpin Digital Harus Berani Ubah Cara Kerja Lama

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

Intip Bisnis BUMN Pos di Asia, Ada yang Senasib PosIND?

Jumat, 6 November 2026 - 18:39 WIB

Telin Dinobatkan Perusahaan Wholesale Terbaik di Asia dalam Telecom Review Excellence Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 05:44 WIB

KADIN DKI Jakarta Buka Pintu Kolaborasi, Siap Cetak Pemuda Masjid Jadi Wirausaha Digital

Kamis, 5 November 2026 - 16:27 WIB

Dukung Akurasi Informasi Penerbangan, Telkom University dan AirNav Kenalkan NOTAM Berbasis AI di AS

Berita Terbaru

(sumber foto: Stenly P. dari Sangihe)

Aneka Berita

Intip Bisnis BUMN Pos di Asia, Ada yang Senasib PosIND?

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB