Kemenekraf Proyeksikan Tiga Tren Ekonomi Kreatif di 2025 Yang Berorientasi Pada Inovasi, Keberlanjutan, dan Relevansi Budaya di Tengah Era Digital

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) memproyeksikan tiga tren ekonomi kreatif di 2025 yang bakal mencerminkan dinamika inovasi dengan menggabungkan nilai-nilai budaya lokal dan perkembangan teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menyebutkan salah satu konsep yang diprediksi akan menjadi tren yaitu Local is the New Luxury.

“Menonjolkan kebanggaan terhadap produk dan budaya nusantara dengan standar kualitas dunia,” kata Menekeraf Riefky dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta,Sabtu.

Tren kedua yang bakal muncul di 2025 menurut Riefky ialah konsep Experiential Experience Kuliner, menawarkan sensasi baru dalam menjelajahi cita rasa kuliner khas nusantara.

Baca Juga :  TelkomGroup Hadirkan Telkom Athon #10 x Digistar, Siapkan Talenta AI Masa Depan

Lalu tren terakhir yang akan merebak ialah Revolusi Mode yang menekankan pada keberlanjutan dan visi masa depan industri yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan meningkatkan pemanfaatan bahan-bahan dari serat alami.

“Keseluruhan tren ini mencerminkan arah ekonomi kreatif yang berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan relevansi budaya di tengah era digital,” ujar Riefky.

Sejumlah tren tersebut diharapkan dapat memenuhi target-target yang akan dicapai Kemenekraf dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Ekraf pada 2029 sebesar 8,37 persen sesuai yang tertuang dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional).

Baca Juga :  Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Mengacu pada indikator pertumbuhan ekspor ekraf sebesar 5,96 persen, penyerapan tenaga kerja ekraf sebanyak 27.66 juta orang, dan pertumbuhan investasi ekraf sebesar 8,08 persen.

Adapun di semester I 2024, nilai ekspor dari ekraf terlihat menunjukkan hasil yang memuaskan yakni 12.36 miliar dolar AS. Angka tersebut naik sebesar 540 juta dolar AS dari capaian di tahun lalu dalam periode yang sama.

Nilai komoditas ekspor tertinggi di 2024 tercipta paling banyak dari komoditas Fesyen dengan nilai 6,77 miliar dolar AS, lalu disusul komoditas kriya dengan nilai 4,76 miliar dolar AS, dan kuliner sebesar 830 juta dolar AS.

.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : antara

Berita Terkait

OMC Bantu Sejukkan Jakarta pada Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara di Lima Wilayah Membaik
Dasco: Di Bursa Kita, Kita Tentukan Rating Sendiri
Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.
BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:12 WIB

OMC Bantu Sejukkan Jakarta pada Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara di Lima Wilayah Membaik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dasco: Di Bursa Kita, Kita Tentukan Rating Sendiri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:50 WIB

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum

Berita Terbaru

Sumber foto : Instagram Fraksi Partai Gerindra

Aneka Berita

Dasco: Di Bursa Kita, Kita Tentukan Rating Sendiri

Minggu, 25 Okt 2026 - 05:06 WIB