70 Persen Warganet Indonesia Menonton Film Secara Ilegal, Kemenkraf dan BPI Siap Berantas Pembajakan

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Bekraf), Teuku Riefky Harsya, bersama Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan asosiasi-asosiasi di bawah naungannya, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Anti Piracy di The Hub, Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 21 Januari 2025. FGD ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah pemberantasan pembajakan film nasional yang dinilai sangat merugikan industri perfilman dan negara. Pembajakan film menjadi masalah serius yang mempengaruhi pendapatan serta keberlanjutan industri kreatif Tanah Air.

Dalam acara tersebut, Menekraf Riefky yang didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu, menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya pemberantasan pembajakan.

“Kemenekraf siap untuk melakukan langkah nyata dalam mendukung, mendampingi, dan merekomendasikan langkah konkret yang bisa dilakukan,” ungkap Riefky.

Menurutnya, kolaborasi antara Kemenekraf dan BPI beserta 65 anggota asosiasinya sangat dibutuhkan dalam menghadapi masalah pembajakan film di Indonesia. FGD ini diharapkan bisa memberikan arah yang jelas bagi Kemenekraf untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil, baik itu ke pihak kepolisian maupun Komdigi.

Baca Juga :  Buah Konsistensi dan Keunggulan Tata Kelola, Telkom Akses Pertahankan TOP GRC Award 2025

Ketua Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), Hermawan Sutanto, dalam FGD tersebut memaparkan hasil riset yang menunjukkan bahwa 70 persen warganet Indonesia memilih untuk menonton film secara ilegal. Hal ini mengakibatkan pendapatan industri film nasional hanya mencapai sekitar 28 triliun rupiah.

Hermawan menambahkan bahwa meskipun 80 persen warganet menyadari kerugian yang ditimbulkan dari pembajakan, sebagian besar tetap memilih untuk menonton film bajakan. Riset ini menegaskan perlunya tindakan tegas dalam memberantas praktik ilegal tersebut.

Menekraf Riefky menegaskan bahwa upaya pemberantasan pembajakan film merupakan bagian dari prioritas pemerintah dalam mendukung ekosistem perfilman nasional. Hal ini juga sudah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga :  VIP Executive Lounge Resmi Dibuka, AdMedika dan RS MMC Perkuat Komitmen Layanan untuk Peserta Asuransi

Menurut Riefky, pemerintah berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih terhadap industri film, yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal tanpa gangguan pembajakan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Menekraf Riefky mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menentukan strategi konkret dalam mengatasi masalah pembajakan film.

“Kami akan duduk bersama lagi untuk merumuskan langkah-langkah konkret apa yang akan diambil,” tegas Riefky.

Dengan adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah, BPI, dan asosiasi terkait, diharapkan industri perfilman Indonesia dapat terbebas dari pembajakan dan berkembang lebih pesat di masa depan.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB