Menag Minta BP4 Atasi Krisis Perceraian Usia Muda

- Penulis

Minggu, 26 Januari 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengukuhkan kepengurusan Badan Pembinaan Penasihatan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dan meminta mereka untuk mengatasi krisis perceraian usia muda.

“Banyak sekali perceraian terjadi pada usia rumah tangga di bawah lima tahun. Ini bukan hanya persoalan pribadi, tetapi juga menjadi tantangan sosial yang besar,” ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan perceraian usia muda sering dipicu berbagai tekanan, seperti desakan biologis, tuntutan sosial, dan tekanan ekonomi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menyalahkan perempuan yang bercerai muda, tetapi melihat mereka sebagai korban dari sistem sosial dan budaya yang kurang mendukung.

“Anak-anak yang masih kecil kehilangan orang tua yang utuh, sementara perempuan sering kali terjebak dalam kesulitan ekonomi dan sosial,” kata dia.

Ia menegaskan pentingnya peran BP4 dalam mencegah dan menangani krisis rumah tangga di masyarakat.

Baca Juga :  TelkomGroup Kerahkan 13.700 Personel Siaga 24/7 Jaga Layanan Digital NATARU 2025/2026

BP4, yang berada di bawah binaan Kementerian Agama, memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung keutuhan keluarga melalui mediasi, konseling, dan edukasi.

“BP4 harus menjadi tempat pertama yang diingat masyarakat saat menghadapi masalah keluarga. Kita ingin konflik selesai di BP4, tanpa harus berlanjut ke pengadilan,” kata dia.

Selain itu, BP4 harus hadir sebagai agen perubahan sosial, membantu membangun ketahanan keluarga di tengah berbagai tekanan zaman.

Dia mengatakan pengurus BP4 memiliki tugas besar yang disebut sebagai jihad sosial. Ada lima bentuk jihad yang menjadi prioritas BP4.

Pertama, berjihad melestarikan keluarga, menciptakan harmoni dalam rumah tangga agar keluarga menjadi tempat yang aman dan sejahtera.

Kedua, menutup pintu-pintu maksiat. Mengedukasi masyarakat untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak nilai-nilai keluarga.

Ketiga, menyelamatkan anak-anak dengan memberikan perlindungan psikologis dan sosial bagi anak-anak yang terdampak konflik rumah tangga.

Baca Juga :  Menteri BUMN dan Menteri PPPA Sinkronisasi Program Ruang Bersama Indonesia, serta Integrasi Data Terkait Perempuan dan Anak yang Berbasis Desa.

Keempat, menyelamatkan perempuan yang berarti memberdayakan perempuan agar tidak terjebak dalam stigma sosial pasca perceraian.

Kelima, menyelamatkan bangsa dan negara yakni memastikan keluarga Indonesia menjadi fondasi yang kuat untuk membangun generasi penerus yang berkualitas.

“Pekerjaan ini adalah panggilan moral bagi kita semua. Menyelamatkan keluarga sama dengan menyelamatkan bangsa. BP4 harus menjadi rumah besar bagi solusi dan harapan,” kata Nasaruddin Umar.

Nantinya, BP4 memperluas layanan mediasi dan konsultasi hingga ke tingkat KUA di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan tenaga ahli dari berbagai disiplin, seperti psikolog, advokat, dan pakar hukum, BP4 memberi pendekatan holistik dalam menangani konflik rumah tangga.

Pengukuhan BP4 ini menandai langkah besar dalam upaya Kementerian Agama untuk mengatasi krisis perceraian di Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, BP4 diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi keluarga Indonesia.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Tiga Pekerja Pertamina Terima Tanda Kehormatan, Jadi Dorongan Perkuat Pengabdian dan Pelayanan
Antrean SPBU Jadi Sorotan, Pertamina Tempuh Tiga Langkah Jaga Pasokan BBM
Kabakom Dorong Bagi Hasil Adil Platform Digital dan Media Lokal
OMC Bantu Sejukkan Jakarta pada Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara di Lima Wilayah Membaik
Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.
Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Tiga Pekerja Pertamina Terima Tanda Kehormatan, Jadi Dorongan Perkuat Pengabdian dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Antrean SPBU Jadi Sorotan, Pertamina Tempuh Tiga Langkah Jaga Pasokan BBM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Kabakom Dorong Bagi Hasil Adil Platform Digital dan Media Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:12 WIB

OMC Bantu Sejukkan Jakarta pada Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara di Lima Wilayah Membaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.

Berita Terbaru

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan membuka Local Media Summit (LMS) 2026 di Hotel Manhattan Hotel, Jakarta, pada Kamis, 22/10/2026 (sumberfoto: Batamtoday)

Aneka Berita

Kabakom Dorong Bagi Hasil Adil Platform Digital dan Media Lokal

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:02 WIB