MEDAN, November 2026 – Tesalonika R.M. Panggabean menjadi salah satu peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 yang turun langsung memberikan edukasi mengenai pembayaran digital kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Senghap, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) agar pelaku usaha dapat menyesuaikan layanan pembayaran dengan kebiasaan konsumen yang semakin beralih ke transaksi non-tunai.
Dalam kegiatan lapangan tersebut, Tesalonika bersama peserta lainnya mengunjungi sejumlah UMKM untuk menyampaikan informasi mengenai manfaat penggunaan QRIS. Edukasi ini berangkat dari kebiasaan sebagian konsumen, khususnya anak muda, yang sering kali tidak membawa uang tunai ketika berbelanja. Akibatnya, mereka dapat mengurungkan niat membeli apabila tempat usaha belum menyediakan pembayaran digital.
Menurut hasil kegiatan yang diikuti Tesalonika, sejumlah pelaku UMKM memberikan respons positif setelah menerima penjelasan mengenai QRIS. Para pelaku usaha juga mendapatkan informasi mengenai proses pendaftaran QRIS yang dapat dilakukan melalui pihak perbankan.
Adanya pendekatan kepada setiap pelaku usaha tidak selalu sama. Peserta menyesuaikan cara penyampaian informasi dengan karakter dan pemahaman masing-masing UMKM. Mereka memberikan penjelasan mengenai manfaat pembayaran digital tanpa memaksakan pelaku usaha untuk langsung menggunakannya.
Selain memperkenalkan kemudahan transaksi, edukasi tersebut juga mencakup aspek keamanan penggunaan QRIS. Pelaku usaha dan konsumen perlu memeriksa nama toko serta informasi yang muncul sebelum menyelesaikan pembayaran. Langkah ini penting agar transaksi berlangsung sesuai dengan tujuan pembayaran.
Meski demikian, penerapan pembayaran digital masih membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kondisi setiap pelaku usaha. Tidak semua UMKM langsung bersedia menggunakan QRIS karena sebagian di antaranya masih memiliki keraguan terhadap sistem pembayaran tersebut. Oleh karena itu, edukasi dilakukan dengan memberikan penjelasan bahwa QRIS merupakan metode pembayaran yang diluncurkan oleh Bank Indonesia, sekaligus memberikan pemahaman mengenai penggunaannya tanpa memaksakan pelaku usaha untuk beralih.
Melalui keterlibatannya dalam QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Tesalonika turut menjadi penghubung informasi antara program edukasi pembayaran digital dan pelaku UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai QRIS sehingga mereka dapat mempertimbangkan penggunaan pembayaran digital sesuai dengan kebutuhan dan target pasar masing-masing.
Penulis : Marsha Agitha
Editor : SR












