JAKARTA, November 2026 – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya menggandeng Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta untuk mencetak wirausaha baru dari kalangan pemuda masjid. Komitmen itu mengemuka saat KADIN DKI menerima audiensi jajaran DPW BKPRMI DKI Jakarta di Kantor KADIN DKI Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Wakil KADIN DKI Jakarta, Ruslan Ali, bersama Apreno dan Imam Sofyan menerima langsung rombongan BKPRMI. KADIN menilai pemuda masjid sebagai potensi besar penggerak ekonomi umat yang selama ini belum tergarap optimal, sehingga pintu kolaborasi dibuka lebar.
Dalam kesempatan tersebut, KADIN memaparkan bahwa pihaknya secara rutin menggelar pelatihan UMKM gratis setiap dua bulan sekali, termasuk pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). UMKM binaan KADIN juga diberi akses mengikuti berbagai kegiatan dan pameran melalui penyediaan booth di acara-acara KADIN.
Hingga kini, sekitar 500 UMKM telah melewati proses kurasi KADIN DKI. Jaringan ini, menurut KADIN, dapat menjadi ruang pembinaan bersama bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus wadah lahirnya wirausaha muda dari lingkungan masjid. Kolaborasi juga dapat diperluas melalui pelatihan bersama BKPRMI dan LPEKIN, serta pendampingan permodalan dan kemitraan dengan para pengusaha anggota KADIN.
Tak hanya itu, KADIN juga menyambut positif rencana Festival Pemuda Remaja Masjid Jakarta yang akan digelar di Mangga Dua Square. KADIN menyatakan siap membahas lebih lanjut bentuk dukungan, baik melalui produk, sponsorship, maupun akses ke jejaring pengusaha.
Peluang kerja sama juga terbuka lewat struktur organisasi KADIN DKI yang memiliki 21 Wakil Ketua Umum (WKU), membawahi tujuh koordinator di masing-masing bidang. Bidang kolaborasi yang dijajaki meliputi pelatihan, ekonomi kreatif, AI, pemberdayaan UMKM mikro, hingga gerakan zakat bersama.
Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta, H. Nanang Jahidin, S.Sos.I., M.Sos., mengapresiasi sambutan KADIN. Ia berharap KADIN dapat memberikan kelas motivasi bisnis, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan bagi pemuda masjid yang ingin merintis usaha, serta mendukung rencana pembentukan Koperasi BKPRMI untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.
“Momentum lima abad Jakarta dan 50 tahun BKPRMI menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi,” ujar Nanang.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal kemitraan strategis KADIN DKI Jakarta dan BKPRMI dalam membangkitkan ekonomi umat, membuka peluang usaha bagi pemuda masjid, serta mewujudkan guru ngaji yang lebih berdaya dan sejahtera. (UDN)
Penulis : Agus Nurdin
Editor : Sabri Rasyid
Sumber Berita : Kadin DKI












