urbandiginews.com – .Menurut data BPBD DKI Jakarta, pada Selasa (4/3) pukul 16.00 WIB, banjir sempat merendam 122 RT di empat wilayah administrasi, yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Banjir disebabkan oleh luapan beberapa sungai serta hujan berintensitas tinggi yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (2/3).
Hingga Rabu pukul 08.00 WIB, genangan air mulai berkurang, tetapi masih ada 85 RT yang terdampak dari 122 rukun tetangga (RT) di Jakarta, meskipun sebagian besar wilayah sudah mulai surut.
“Saat ini banjir masih terjadi di 85 RT dan dua ruas jalan,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Rabu (5/3)
Dari total RT yang masih terendam, Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 42 RT masih tergenang. Disusul Jakarta Selatan dengan 25 RT, dan Jakarta Barat sebanyak 18 RT. Sementara itu, dua RT di Jakarta Pusat dilaporkan sudah bebas banjir.
Selain permukiman, dua ruas jalan masih terendam banjir, yakni: Jl. Puri Kembangan, Kedoya Selatan, Jakarta Barat – Ketinggian air mencapai 40 cm dan Jl. Puri Mutiara, Cilandak Barat, Jakarta Selatan – Ketinggian air mencapai 70 cm.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menambahkan bahwa hujan deras yang terjadi sejak Minggu menyebabkan Bendung Katulampa di Bogor, Jawa Barat, berstatus siaga, sehingga Kali Ciliwung meluap dan memperparah kondisi banjir di ibu kota.
Hingga saat ini, tim BPBD DKI Jakarta terus berupaya mengatasi dampak banjir serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Penulis : Coki Dasopang
Editor : Marah Bangun











