urbandiginews.com – Dalam menyikapi situasi sosial yang makin mengkhawatirkan para seniman islam yang tergabung dalam Himpunan Seni dan Budaya Islam (HSBI) mengungkapkan tekadnya untuk berdakwah melalui seni. Hal itu terungkap saat pertemuan di acara buka bersama pengurus HSBI di Jakarta, 14 Maret 2024. Tercatat 50 an seniman budaya islam dari berbagai profesi mengungkapkan tekadnya untuk berdakwah lewat berbagai aliran seni. Rata-rata mereka telah mempunyai track record yang mumpuni di bidangnya masing-masing seperti seni tari, musik, sastra, lukis, bahkan hingga informasion technologi (IT).
Sekretaris Jendral HSBI, Abrory Djabbar SH menyatakan kekagumannya atas besarnya tekad para seniman dan budayawan Islam untuk berdakwah lewat karya seni dan budaya.

“saya sangat bangga dan berterimakasih sekali setelah mendengar tekad para seniman dan budayawan islam yang haqqul yaqin akan berdakwah lewat seni dan budaya. Saya berharap keterlibatan aktivis seni dan budaya Islam ini dapat menarik generasi muda untuk menjadi penerus dakwah Islam di tanah air,” ujar Abrory.

Dalam kesempatan tersebut, Seniman kawakan Yose Rizal Manua menceritakan sejarah keterlibatannya di HSBI.
“di era amiroso, HSBI berkembang pesat dan banyak melakukan kegiatan-kegiatan seni budaya Islam dan saya ingin HSBI kini lebih bergairah lagi dengan kreasi-kreasi yang lebih maju”, harap Bang Yose.
Neno Warisman yang hadir dalam acara tersebut pun merasakan atmosfir positif dengan tekad para seniman dan budaya Islam tersebut. Ia pun siap berkolaborasi dengan seniman dan budayawan HSBI untuk berdakwah lewat seni dan budaya Islam.

“hayo kita bangun program kekinian dengan sentuhan Islami agar kita para ibu-ibu dapat membentengi anak-anak kita dengan adab dan budaya Islami, karena kita tahu di era digital saat ini kita harus lebih bergegas untuk menjaga dan merawat peradaban demi kemajuan generasi penerus” ujar Neno dengan semangat.
HSBI adalah lembaga seni dan budaya yang berdiri sejak tahun 1956. Pada awalnya HSBI melancarkan Da’wah Islamiyah melalui Sandiwara Radio, Langen Suara, Pembacaan Sajak-sajak yang berisikan nafas-nafas Islam, kemudian diikuti dengan pementasan-pementasan Sandiwara/Drama. Kini, tentu HSBI harus dapat melanjutkan dengan kreasi-kreasi baru mengikuti metode terkini.
Penulis : Eka Sanur
Editor : Marah Bangun









