Melalui dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses memperkuat penataan jaringan telekomunikasi dengan tetap menjaga kontinuitas layanan pelanggan
Denpasar, 23 Oktober 2026 – PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam menata infrastruktur telekomunikasi, termasuk melalui pemindahan kabel udara ke jaringan bawah tanah. Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk mewujudkan infrastruktur perkotaan yang lebih tertata, aman, dan selaras dengan tata ruang, sekaligus memastikan masyarakat dan dunia usaha tetap memperoleh layanan konektivitas yang andal.
Salah satu implementasi dukungan tersebut dilakukan di Kota Bandung melalui program Bandung Bebas Kabel Udara yang digagas Pemerintah Kota Bandung. Program ini dilaksanakan dalam skema Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), yang mendorong penataan jaringan utilitas melalui pemanfaatan infrastruktur bawah tanah secara terintegrasi. Bagi Telkom Akses, keterlibatan dalam program ini menjadi pengalaman penting untuk memperkuat kesiapan teknis dan operasional dalam mendukung penataan jaringan telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui program tersebut, Telkom Akses melakukan penataan jaringan pada 81 ruas jalan di Bandung dengan memanfaatkan infrastruktur pasif telekomunikasi (IPT) bawah tanah yang dikelola PT Bandung Infra Investama (Perseroda), badan usaha milik daerah Kota Bandung. Hingga Oktober 2026, sebanyak 54 ruas jalan telah rampung ditata. Proses ini didukung pengerahan 200 teknisi yang bersiaga selama 24 jam untuk menjaga kontinuitas layanan lebih dari 10.000 pelanggan selama pemindahan jaringan berlangsung.
Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, menyampaikan bahwa penataan kabel udara merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan infrastruktur kota yang lebih tertata sekaligus mempertahankan kualitas layanan telekomunikasi. Pengalaman pelaksanaan program di Bandung juga menjadi pembelajaran penting bagi Telkom Akses dalam mendukung inisiatif serupa di berbagai wilayah Indonesia.
“Telkom Akses senantiasa mendukung program pemerintah dalam penataan infrastruktur telekomunikasi, termasuk penataan kabel udara agar lingkungan menjadi lebih tertib tanpa mengesampingkan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang andal. Pelaksanaan di Bandung menjadi salah satu pembelajaran penting bagi kami dalam memperkuat kesiapan sumber daya, koordinasi, dan proses operasional untuk mendukung program serupa di wilayah lain,” ujar Irphan.

Dalam pelaksanaannya, penataan jaringan membutuhkan koordinasi erat antara tim operasi dan konstruksi, terutama untuk memastikan kesiapan jalur pengganti sebelum kabel udara dipindahkan. Telkom Akses mengerahkan sumber daya tambahan dari berbagai area operasional, memperkuat tim swakelola, serta melengkapi teknisi dengan peralatan kerja yang dibutuhkan. Koordinasi dilakukan secara berkala agar setiap tahapan pekerjaan berjalan terencana dan risiko gangguan layanan dapat diminimalkan.
Sebelum proses pemindahan dilakukan, teknisi memvalidasi data dan memetakan jaringan di setiap lokasi untuk menentukan prioritas pengamanan layanan. Proses ini mencakup jaringan pendukung layanan seluler (Node B), layanan data korporat, hingga pelanggan ritel. Pemetaan tersebut menjadi dasar bagi tim untuk menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi infrastruktur dan kebutuhan layanan di masing-masing lokasi.
Di lapangan, proses pemindahan jaringan juga menghadapi tantangan teknis, salah satunya penggunaan manhole secara bersama oleh sejumlah operator telekomunikasi. Kondisi tersebut mengharuskan teknisi menelusuri dan mengidentifikasi kabel secara cermat agar jaringan dapat dipindahkan ke jalur yang sesuai. Koordinasi antartim dan ketelitian dalam proses identifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berlangsung aman dan meminimalkan potensi gangguan. Dengan mengedepankan koordinasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, Telkom Akses berkomitmen mendukung penataan infrastruktur telekomunikasi yang lebih terintegrasi, sekaligus menjaga konektivitas sebagai kebutuhan penting masyarakat dan dunia usaha.
Ke depan, Telkom Akses akan terus memperkuat kapabilitas teknis, kesiapan sumber daya, dan koordinasi lintas pihak untuk mendukung program penataan infrastruktur telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia. Melalui dukungan terhadap penataan jaringan yang terintegrasi dengan SJUT, Telkom Akses berkomitmen untuk berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih tertata sekaligus menjaga keberlangsungan konektivitas sebagai fondasi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi digital.
#ElevatingYourFuture
Penulis : Redaksi
Editor : SR
Sumber Berita : Rilis Telkom







