Menkomdigi Meutya Hafid dan Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online Lintas Negara dan Penipuan di Ruang Digital

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber foto: Website Kementerian Komdigi)

(sumber foto: Website Kementerian Komdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid bersama Kapolri, Suyudi Ario Seto memperkuat sinergi pemberantasan judi online lintas negara, penipuan digital, dan berbagai kejahatan di ruang digital. Kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital dan Polri mencakup pencegahan, penegakan hukum, serta perlindungan infrastruktur telekomunikasi dari tindakan kriminal yang mengganggu layanan masyarakat.

“Kami meyakini dengan kolaborasi yang lebih kuat lagi ke depan, kita dapat menekan angka judi online di tanah air. Ini juga salah satu masukan yang amat besar kita terima dari masyarakat,” ujar Menteri Meutya usai audiensi dengan Kapolri di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).

Meutya menyebut aduan masyarakat mencakup jual beli data, penipuan daring, judi online, pornografi, perundungan, misinformasi, dan hoaks. Luasnya persoalan tersebut membuat penanganan lintas institusi penting untuk menggabungkan langkah pencegahan dan penegakan hukum melalui percepatan pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) Komdigi dan Polri.

“Tantangan ini luas sekali cakupannya kalau hanya dilakukan oleh Komdigi sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan Polri menjadi amat penting dalam kerangka gabungan antara langkah preventif dan langkah penegakan hukum,” jelas Menteri Meutya.

Baca Juga :  Koten Hiburan, Meme, atau Video Viral Potensi Sisipkan Ajakan Untuk Bermain Judi Online

Menteri Meutya juga mengapresiasi langkah cepat Kapolri dan jajaran dalam menangani kasus judi online yang memiliki jaringan lintas negara. Ia berharap kolaborasi yang semakin kuat dapat menekan praktik judi online sekaligus memperkuat penanganan penipuan online yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pak Kapolri yang belum genap satu bulan, namun sudah terjadi penanganan terhadap salah satu markas judi online yang jaringannya tidak hanya lokal, tetapi juga lintas negara,” ungkap Menteri Meutya.

Selain kejahatan digital, Menteri Meutya menyoroti pencurian kabel dan perangkat base transceiver station (BTS) yang mengganggu akses internet serta layanan telekomunikasi di berbagai daerah. Penanganan hukum terhadap tindakan tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan konektivitas masyarakat.

“Kami apresiasi sekali lagi atas penanganan berbagai intervensi atau penanganan hukum yang dilakukan terhadap pencurian-pencurian BTS yang berujung dan berakibat pada terganggunya layanan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” tutur Menteri Meutya.

Kapolri Suyudi Ario Seto, menegaskan perkembangan teknologi yang cepat perlu diimbangi penguatan literasi masyarakat dan penanganan hukum atas kejahatan digital secara cepat. Penipuan daring, judi online, dan love scam menjadi persoalan yang harus ditindak karena meresahkan masyarakat dan mengancam keamanan negara.

Baca Juga :  5 Ide Jualan Makanan Bagi Gen Z

“Kejahatan-kejahatan di ruang digital ini bisa kita eliminasi. Bisa kita lakukan upaya-upaya yang cepat. Karena ini terus terang sangat mengganggu dan sangat meresahkan masyarakat,” tegas Suyudi.

Suyudi juga menyoroti penyebaran berita bohong atau hoaks yang membutuhkan langkah penanganan kuat, termasuk melalui penguatan regulasi. Ia berharap kolaborasi Komdigi dan Polri dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan ruang digital yang lebih aman.

“Begitu juga apa yang selalu menjadi keresahan masyarakat kaitannya dengan berita-berita bohong, hoaks. Ini juga perlu ada langkah-langkah yang kuat secara regulasi yang tadi juga disampaikan oleh Ibu Menteri,” ujar Suyudi.

Suyudi berharap penguatan MoU yang dilakukan pada April lalu semakin memperkuat sinergi kedua institusi dalam menjaga keamanan digital nasional dan menjawab keresahan masyarakat.

“Semoga kolaborasi kita dengan penguatan MoU yang baru saja kita lakukan bulan April lalu bisa semakin mewujudkan apa yang diharapkan oleh masyarakat, keamanan digital nasional di Indonesia,” pungkas Suyudi.

Penulis : Redaksi

Editor : SR

Sumber Berita : Rilis Kementrian Komdigi

Berita Terkait

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship
Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital
Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI
KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP
I Think You Need to Become a Beginner Again
Sweeping di Lapas Kerobokan, 24 Napi Positif Gunakan Sabu dan Ekstasi
Wakili Wilayah Tengah, Ketum KADIN DKI Diana Dewi Sampaikan Pandangan Umum di Rapimnas KADIN 2026
Dari Vokalis Band Menjadi Solois, Kiki Tuangkan Pengalaman Personal dalam Single Debut “Till My Heart Gives Up”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:50 WIB

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship

Minggu, 1 November 2026 - 09:31 WIB

Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital

Minggu, 1 November 2026 - 05:10 WIB

Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:35 WIB

KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:17 WIB

I Think You Need to Become a Beginner Again

Berita Terbaru

sumber foto: sahil@sahilbloom.com

Aneka Berita

I Think You Need to Become a Beginner Again

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:17 WIB