Jakarta, Oktober 2026 — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta menerima kunjungan delegasi Departemen Pertanian dan Urusan Pedesaan Provinsi Hunan, Tiongkok, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Pertemuan yang digelar di Lantai 3 Gedung KADIN DKI Jakarta sejak pukul 15.30 WIB itu membahas peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan di sektor pertanian antara Hunan dan Indonesia.
Mewakili Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi, delegasi diterima oleh Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Aldi Imam Wibowo. Ia didampingi Ketua Komite Tetap Kerja Sama Luar Negeri Deasy Widiantie, Ketua Komite Tetap Industri dan Teknologi Pangan Ariguna Napitupulu, Wakil Ketua Komite Tetap Peternakan Sunggam Nicholas, serta Wakil Ketua Komite Tetap Ekspor dan Impor Pangan Ratri Wahyu Mulyani.
Dari pihak Hunan, rombongan dipimpin Liu Qihua, Inspektorat Tingkat 2 Departemen Pertanian dan Urusan Pedesaan Provinsi Hunan. Ia hadir bersama Li Feng, Direktur Divisi Pengembangan Ekonomi Kabupaten; Huang Tiepeng, Peneliti Tingkat 1 Stasiun Tanah dan Pupuk Provinsi Hunan; serta Jiang Yu, Staf Utama Tingkat 4 Divisi Pertukaran dan Kerja Sama Internasional.
Memanfaatkan Peluang RCEP
Kunjungan ini bertujuan memanfaatkan peluang pembangunan dalam kerangka Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), perjanjian perdagangan bebas kawasan yang melibatkan Indonesia dan Tiongkok. Kedua belah pihak juga mendorong peningkatan perdagangan bilateral produk pertanian serta pertukaran teknologi pertanian.
Hunan dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian utama di Tiongkok. Provinsi di kawasan tengah Tiongkok itu memiliki keunggulan di bidang pertanian dan peternakan khas, pengolahan produk pertanian, hingga peralatan pertanian modern. Potensi tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan modernisasi sektor agrikultur.
Kehadiran jajaran komite yang membidangi industri pangan, peternakan, serta ekspor-impor pangan menunjukkan bahwa penjajakan kerja sama ini menyasar rantai nilai pertanian secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan pertukaran kartu nama sebagai langkah awal komunikasi dan penjajakan hubungan profesional. Kedua pihak juga saling bertukar cendera mata sebagai tanda persahabatan, penghormatan, sekaligus komitmen untuk membangun hubungan yang lebih erat ke depan.
Penulis : Agus Nurdin
Editor : Sabri Rasyid
Sumber Berita : Kadin DKI












