BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur UMKM

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/dok. BRI)

(FOTO/dok. BRI)

Jakarta, Oktober 2026. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp144,59 triliun kepada 2,76 juta debitur.

Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp98,86 triliun atau 68,38% disalurkan kepada sektor produksi, mencerminkan fokus BRI dalam memperkuat pembiayaan bagi aktivitas usaha produktif. Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 42,79% dari total penyaluran KUR BRI sepanjang Januari hingga Agustus 2026, yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Besarnya penyaluran KUR ke sektor produksi juga menunjukkan peran strategis BRI dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor pertanian dan berbagai sektor produktif lainnya, BRI berupaya mendorong peningkatan kapasitas usaha sekaligus memperkuat rantai pasok dan aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

Baca Juga :  Telkom Optimalkan ESG dalam Strategi Korporasi, Hadirkan Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan konsistensi BRI dalam mengarahkan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Penyaluran KUR menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran bagi UMKM. Dominasi sektor produksi juga menunjukkan peran KUR dalam mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian di berbagai daerah,” ujar Akhmad.

Dalam penyalurannya, BRI senantiasa mengedepankan ketepatan sasaran, prinsip kehati-hatian, dan kualitas pembiayaan. Jaringan layanan yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia turut memperkuat kemampuan Perseroan dalam memahami kebutuhan dan karakteristik usaha masyarakat.

“KUR BRI bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. BRI akan terus menjaga kualitas penyaluran KUR agar memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan usaha dan membuka kesempatan bagi semakin banyak UMKM untuk tumbuh dan naik kelas,” lanjut Akhmad.

Baca Juga :  Antrean SPBU Jadi Sorotan, Pertamina Tempuh Tiga Langkah Jaga Pasokan BBM

Sepanjang periode 2015 hingga Agustus 2026, BRI secara kumulatif telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.580 triliun kepada 49,2 juta penerima di seluruh Indonesia. Capaian tersebut merefleksikan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Sejalan dengan komitmen memperluas akses pembiayaan produktif, BRI juga terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk dalam memperkuat akses pembiayaan pada sektor perumahan.

Hingga akhir Agustus 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp11,9 triliun, yang terdiri atas KPP Demand sebesar Rp9,62 triliun dan KPP Supply sebesar Rp2,29 triliun.

“Dengan mengintegrasikan akses pembiayaan dan pemberdayaan usaha, BRI berkomitmen untuk mendorong UMKM agar semakin produktif, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Akhmad.

Penulis : Redaksi

Editor : SR

Sumber Berita : BRI

Berita Terkait

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship
Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital
Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI
KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP
I Think You Need to Become a Beginner Again
Sweeping di Lapas Kerobokan, 24 Napi Positif Gunakan Sabu dan Ekstasi
Wakili Wilayah Tengah, Ketum KADIN DKI Diana Dewi Sampaikan Pandangan Umum di Rapimnas KADIN 2026
Dari Vokalis Band Menjadi Solois, Kiki Tuangkan Pengalaman Personal dalam Single Debut “Till My Heart Gives Up”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:50 WIB

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship

Minggu, 1 November 2026 - 09:31 WIB

Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital

Minggu, 1 November 2026 - 05:10 WIB

Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:35 WIB

KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:17 WIB

I Think You Need to Become a Beginner Again

Berita Terbaru

sumber foto: sahil@sahilbloom.com

Aneka Berita

I Think You Need to Become a Beginner Again

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:17 WIB