urbandiginews. com – Artificial Intelegent atau yang dikenal “AI” saat ini sudah tidak dapat dihindari untuk masuk dalam ranah kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Tidak heran, jika kemudahan yang ditawarkan AI mampu menghipnotis masyarakat untuk menggunakan AI sebagai alat komunikasi, informasi dan keilmuan.
Ketua Umum MUI kota Jakarta Timur, KH. Dr, Didi Supandi, Lc. MA, pada rakerda dan muzakarah MUI Jaktim di Universitas Islam Internasional Indonesia di Depok, Kamis Lalu (18/11/2024) menghimbau Ulama agar senantiasa mengisi konten-konten digital agar syiar dan dakwah Islam yang benar dan akan digunakan AI sebagai Big Data.

“AI itu dibelakangnya Big Data, nah apa yang keluar dari AI itu adalah apa yang ada di Big Data, Jika Ulama tidak rajin mengisi Fatwa, Dakwah, Syiar keagamaan, nah kemudian diiisi oleh pihak-pihak tertentu, maka AI akan mengeluarkan kecerdasannya hanya berdasarkan materi yang ia terima dari Big Data”, Ujar Kyai Didi.
Karena itu ia percaya bahwa AI tidak lebih hebat dari manusia. AI tidak mengenal peradaban dan kearifan lokal karena itu hati-hati dalam menggunakan AI dalam berdakwah.
“AI bekerja berdasarkan deskripsi yang dibuat manusia sehingga tidak akan tau batasan peradaban, ulama harus hati-hati dalam prmanfaatan dan menyikapi AI agar tidak jadi korban”, tambah Kyai Didi
Penulis : Marah Bangun











