Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 19 Oktober 2026 – Telkomsel menegaskan komitmennya menghadirkan teknologi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri melalui partisipasi di Bali Tech Week 2026, yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 dengan tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”.

Dalam forum yang mempertemukan pemerintah, industri, pelaku bisnis, investor, developer, dan komunitas teknologi tersebut, Telkomsel menampilkan sembilan produk dan layanan berbasis artificial intelligence (AI) yang dikembangkan secara lokal di Indonesia untuk memperoleh masukan pengguna serta mengeksplorasi kemungkinan penerapannya sebelum tahap pengembangan berikutnya.

Langkah ini mendukung semangat Asta Cita memperkuat sumber daya manusia, sains dan teknologi, kemandirian bangsa, serta pemerataan manfaat pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Bagi Telkomsel, kolaborasi menjadi kunci mempercepat kedaulatan digital. Kerja sama dengan berbagai pihak membantu sebuah gagasan diuji dan disempurnakan dengan lebih cepat agar hasilnya aman, relevan, dan terbukti benar-benar dibutuhkan.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyatakan, “Teknologi menjadi berarti ketika manfaatnya benar-benar dirasakan. Karena itu, perjalanan Telkomsel tidak berhenti pada konektivitas. Kami ingin menghadirkan AI yang dikembangkan di Indonesia dan memahami kebutuhan Indonesia, agar masyarakat semakin aman di ruang digital, lebih mudah mengakses teknologi, memperoleh pengalaman belajar yang relevan, serta mampu bekerja dan mengambil keputusan dengan lebih baik.”

“Kesembilan showcase ini kami bawa ke Bali Tech Week untuk memperoleh masukan dari masyarakat, dunia usaha, pemerintah, akademisi, developer, dan mitra. Kolaborasi memungkinkan kami belajar dan bergerak lebih cepat, tanpa mengabaikan keamanan dan tanggung jawab. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin turut memperkuat kedaulatan digital serta memastikan kemajuan teknologi memberi dampak nyata bagi Indonesia,” lanjut Nugroho.

Untuk membantu menjaga keamanan bangsa dan masyarakat di ruang digital, SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling) memanfaatkan AI untuk mengenali indikasi penipuan, spam, dan komunikasi mencurigakan. Solusi tersebut bertujuan membantu masyarakat mengenali potensi ancaman lebih awal sekaligus mendukung terciptanya ruang digital Indonesia yang semakin aman dan tepercaya.

Untuk membuat AI lebih mudah diakses dalam keseharian, Token AI OCTA (One Core, a Thousand AI-bilities) mendemonstrasikan cara mengakses berbagai layanan AI melalui satu mekanisme yang lebih sederhana. Adelia (Admirable Daily AI for Indonesian) dikembangkan sebagai mesin pencarian dan asisten berbasis AI untuk membantu pelanggan menemukan informasi dan menyelesaikan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Sepanjang 2024, Telkom Berhasil Dukung 84.291 UMKM Binaan Naik Kelas melalui Program Go Modern

Di bidang pendidikan, Sacred Octagon menghadirkan pembelajaran matematika berbasis permainan dengan dukungan AI. Platform ini mengadaptasi metode GASING (Gampang, Asik, Menyenangkan) yang dicetuskan Prof. Yohanes Surya, Ph.D., agar anak bisa belajar matematika secara interaktif, bertahap, dan lebih mudah. Pendekatan GASING juga digunakan dalam kolaborasi Telkomsel bersama Pemerintah, Gasing Academy, dan Kuncie untuk mendukung penguatan kemampuan numerasi guru dan siswa.

Berdasarkan hasil pelatihan yang dilakukan di Bali, penggunaan metode GASING, yang merupakan dasar dari pengembangan aplikasi Sacred Octagon, mampu meningkatkan pemahaman terhadap numerasi peserta dari skor rata-rata nilai Matematika dari 30 menjadi 80 setelah 15 hari pelatihan.

Bagi kebutuhan industri dan bisnis, OCTA Enterprise ditampilkan sebagai solusi AI yang dapat menjawab berbagai kebutuhan bisnis. Lewat satu pintu, perusahaan bisa mulai memilih model AI yang paling cocok dan memakai AI untuk operasional sehari-hari hingga menyelesaikan persoalan spesifik di bisnisnya. Dengan demikian, perusahaan dapat memanfaatkan dan mengelola AI dengan lebih mudah untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi.

AUREL (Advanced Ubiquitous Reporting for Executive Intelligence) merupakan asisten AI eksekutif untuk operasional bisnis yang memudahkan akses informasi internal melalui aplikasi pesan dan sistem kerja perusahaan. AUREL menyediakan jawaban, ringkasan harian, dan insight untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Di dalam AUREL, terdapat contoh penggunaan seperti SAVIA (Smart AI Voice Interactive Assistant), solusi layanan pelanggan berbasis AI yang dirancang untuk mengotomatisasi interaksi panggilan bisnis, seperti layanan pelanggan, telemarketing, penagihan, hingga pengingat pembayaran. Kemudian, AI Video Analytics yang memanfaatkan AI untuk untuk membaca dan mengolah informasi dari rekaman video, mendeteksi dan mengidentifikasi objek sehingga menghasilkan wawasan data yang mendalam.

Telkomsel juga menampilkan IndiHome Aura, yang menggabungkan konektivitas rumah dengan IoT (Internet-of-Things) dan eksplorasi penggunaan energi surya. Konsep ini memperlihatkan kemungkinan konektivitas dan pengelolaan energi bekerja secara lebih terintegrasi untuk mendukung kebutuhan rumah tangga yang semakin digital dan sadar lingkungan.

Baca Juga :  Telkom Solution Luncurkan Telkom AI Center of Excellence untuk Percepat Adopsi AI di Indonesia

Berbeda dari IndiHome Aura, AURA (Advanced Unified Retail Access) dirancang untuk kebutuhan pelaku usaha. Solusi Wi-Fi pintar ini yang tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga membantu bisnis berinteraksi dengan pelanggan melalui portal Wi-Fi, promosi, voucher, dan analisis pelanggan untuk mendukung aktivitas pemasaran. Sementara itu, Solution Hub adalah platform showcase interaktif yang memudahkan pelanggan B2B mengeksplorasi solusi bisnis melalui visualisasi yang menarik, insight industri yang komprehensif, dan portofolio solusi yang relevan.

Berbagai solusi dan layanan Telkomsel yang berbasis AI merupakan perwujudan dari Hitakari AI, payung komitmen Telkomsel untuk membawa manfaat AI lebih dekat kepada masyarakat. Berasal dari bahasa Sanskerta “membawa manfaat”, Hitakari mencerminkan upaya Telkomsel menghadirkan pengembangan berbasis AI yang relevan dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mendorong ekosistem digital Indonesia yang semakin berdampak.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengapresiasi inisiatif pelaku industri telekomunikasi, termasuk Telkomsel, dalam mengembangkan produk dan layanan teknologi yang mendukung pencapaian Asta Cita dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam sambutannya pada pembukaan Bali Tech Week 2026, Meutya menegaskan bahwa peran pemerintah sebagai pengarah dan penggerak transformasi digital perlu didukung oleh eksekusi nyata dari industri.

“Sebagai orkestrator, enabler, dan akselerator, Komdigi tidak mungkin dapat mencapai target-target Asta Cita tanpa dukungan penuh dari operator yang membangun infrastruktur jaringannya,” tuturnya.

Menanggapi perkembangan AI yang berlangsung semakin cepat di tingkat global, Meutya turut menekankan pentingnya kemandirian dan kedaulatan teknologi nasional. Indonesia perlu memiliki kemampuan untuk menentukan arah pengembangan dan pemanfaatan AI sesuai kebutuhan serta kepentingan nasional, dengan melibatkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kecepatan kita dalam pengembangan AI tidak boleh ditentukan oleh negara lain ataupun perusahaan teknologi luar, melainkan harus kita tentukan sendiri secara berdaulat. Masukan dari ekosistem yang hadir di Bali Tech Week ini akan menjadi referensi yang berharga bagi pemerintah,” tegas Meutya.

Penulis : Redaksi

Editor : SR

Sumber Berita : Press Release Telkomsel

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB