Pos Indonesia Sukses Efisiensi hingga 42% Berkat Pemanfaatan Robotic dan AI

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Direktur Business Development PT Pos Indonesia (Persero) Prasabri Pesti mengatakan, penerapan inovasi menjadi faktor penting bagi perusahaan logistik dalam memenangkan persaingan global dan menciptakan perusahaan logistik yang efisien dan menguntungkan. Salah satu faktor penting inovasi adalah penerapan sistem robotic dan AI dalam proses pemilahan dan pelabelan (sorting and auto labelling) barang di Pos Indonesia.

Prasabri menjelaskan, Pos Indonesia sejak tahun 2023 sudah mengimplementasikan robotic sorting untuk proses pemilahan paket berdasarkan kelompok tujuan, disusul kemudian implementasi robot auto labelling. Selain berdampak pada penurunan biaya, implementasi ini juga berdampak terhadap perbaikan ketepatan waktu pengiriman.

“Implementasi Robotic dan AI dalam proses robotic sorting dan auto labelling di Pos Indonesia berhasil mendorong efisiensi hingga 42%,” jelas Prasabri Pesti ketika menjadi pembicara dalam Seminar Logistic International Workshop: Winning the Global Supply Chain Through Smart Logistic Innovation yang diselenggarakan oleh Citiasia, di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Kamis (3/7).

Baca Juga :  Telkom Solution Sabet Enam Penghargaan PRIA 2026, Perkuat Reputasi di Segmen B2B

Lebih lanjut Prasabri memaparkan, saat ini porsi pendapatan dari portofolio logistik Pos Indonesia semakin membesar, dari hanya 12% tahun 2022 menjadi 41% per akhir tahun 2024 lalu. Dengan semakin besarnya portofolio logistik, ketepatan dan kecepatan proses pemilahan, pelabelan hingga pengiriman barang menjadi sangat penting agar pelanggan dapat terlayani secara baik dan terus bertambah.

Menurut Prasabri, penggunaan robot mesin pemilahan telah menciptakan efisiensi sumber daya manusia hingga 30% dan mempercepat kecepatan pemilahan hingga 2,5 kali dibandingkan secara manual. Saat ini Pos Indonesia telah menggunakan 150 robot sortir di Jakarta, Surabaya dan segera menyusul di Jogjakarta, yang dapat menangani pemilahan sebanyak 18.000 paket per jam dengan error rate 0,7 pm (per million).

“Kami akan terus melakukan otomatisasi di semua lini yang disesuaikan dg roadmap sumberdaya manusia, karena harus ada tahapan persiapan pengalihan tugas pegawai yang semula melakukan sorting dan labeling ke bidang tugas baru,” tegas Prasabri.

Baca Juga :  Telkom Genjot Inovasi dan Transformasi Regional untuk Dongkrak Daya Saing Digital

Menurut Prasabri, faktor kunci lain untuk menciptakan efisiensi adalah penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle) baik untuk roda empat maupun roda dua. Saat ini, Pos Indonesia memiliki 1.200 lebih armada roda empat dan lebih dari 13.000 armada sepeda motor. Penerapan EV Car dan EV Ride berdasarkan evaluasi dapat menekan biaya hampir 40%. Namun, aspek yang harus dipertimbangkan secara baik adalah mencari kendaraan EV yang memiliki daya tahan baik untuk penggunaan harian yang tinggi.

Pos Indonesia, lanjut Prasabri, berencana mengonversi seluruh armadanya menjadi 100% menggunakan kendaraan listrik (EV) secara bertahap mulai tahun 2030. Dengan menggunakan EV, efisiensi yang dihasilkan adalah dapat menekan biaya bahan bakar hingga 70% dan biaya pemeliharaan kendaraan hingga 30%.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB