Tak Hanya Padamkan Api, Polri Selamatkan Anak Beruang Madu Terdampak Karhutla

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber foto: website Divisi Humas Polri)

(sumber foto: website Divisi Humas Polri)

Jakarta , Oktober 2026 – Seekor anak beruang madu yang terpisah dari induknya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah berhasil diselamatkan tim gabungan Baharkam Polri, Polda Kalimantan Tengah, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Jumat (23/10/2026).

Anak beruang madu tersebut ditemukan di sekitar kawasan perkebunan dan hutan Desa Lampasan, Kabupaten Seruyan. Sebelum dievakuasi, satwa dilindungi itu sempat diamankan seorang warga bernama Sugiarto agar terhindar dari ancaman kebakaran dan gangguan di sekitarnya.

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Tory Kristianto mengatakan, penyelamatan bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui keberadaan anak beruang madu tersebut.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, tim langsung berkoordinasi dengan BKSDA untuk melakukan penyelamatan. Prioritas kami memastikan satwa ini berada dalam kondisi aman dan mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar Tory, Jumat (23/10/2026).

Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi sekaligus pemeriksaan kesehatan awal. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada luka fisik maupun gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.
Beruntung, anak beruang madu tersebut berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan tanpa cedera serius.

Baca Juga :  Sweeping di Lapas Kerobokan, 24 Napi Positif Gunakan Sabu dan Ekstasi

Tory kemudian memberikan nama Meli kepada satwa tersebut, yang merupakan singkatan dari “Menyelamatkan Yang Liar”.

Nama itu menjadi simbol kepedulian terhadap satwa liar yang kehidupannya semakin terancam ketika kebakaran melanda kawasan hutan.

“Meli mengingatkan kita bahwa di balik kebakaran hutan, ada kehidupan lain yang juga harus diselamatkan. Satwa-satwa ini tidak bisa meminta pertolongan, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melindunginya,” katanya.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, Meli dievakuasi menuju fasilitas konservasi BKSDA di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk mendapatkan penanganan dan pemulihan lebih lanjut.

Menurut Tory, penyelamatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan SAR satwa liar yang dilaksanakan Baharkam Polri di Kalimantan Tengah atas arahan Kabaharkam Polri Komjen Herry Heryawan.

Sehari sebelumnya, tim Baharkam Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan meninjau Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) untuk melihat kondisi orangutan serta kesiapan penanganan satwa yang berisiko terdampak kabut asap.

Baca Juga :  Polri Terjunkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Tim juga mengevaluasi kesiapan personel dan peralatan SAR bersama jajaran Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan pemantauan ke wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Perlindungan habitat dan keselamatan satwa liar juga harus menjadi perhatian bersama.

Ia pun mengapresiasi kepedulian masyarakat, khususnya Sugiarto, yang telah mengamankan Meli sebelum tim penyelamat tiba.

“Peran masyarakat sangat penting. Penyelamatan Meli menjadi contoh bagaimana kepedulian warga dan kesiapan petugas dapat berjalan bersama untuk melindungi satwa liar,” ujarnya.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Tory berharap kerja sama antara kepolisian, lembaga konservasi, dan masyarakat terus diperkuat untuk menjaga kelestarian hutan beserta kehidupan di dalamnya.

“Apa yang kita selamatkan hari ini adalah bagian dari kekayaan alam yang harus tetap terjaga untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : SR

Sumber Berita : DIVISI HUMAS POLRI

Berita Terkait

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship
Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital
Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI
KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP
I Think You Need to Become a Beginner Again
Sweeping di Lapas Kerobokan, 24 Napi Positif Gunakan Sabu dan Ekstasi
Wakili Wilayah Tengah, Ketum KADIN DKI Diana Dewi Sampaikan Pandangan Umum di Rapimnas KADIN 2026
Dari Vokalis Band Menjadi Solois, Kiki Tuangkan Pengalaman Personal dalam Single Debut “Till My Heart Gives Up”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:50 WIB

Soal TIME100 Next Gala d2026 di New York, Danantara Tegaskan Tak Bayar Sponsorship

Minggu, 1 November 2026 - 09:31 WIB

Kadin Catat Sederet Capaian Investasi di Era Prabowo: dari Energi hingga Teknologi Digital

Minggu, 1 November 2026 - 05:10 WIB

Soal Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:35 WIB

KADIN DKI Jakarta Terima Delegasi Hunan, Jajaki Kerja Sama Pertanian dalam Kerangka RCEP

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:17 WIB

I Think You Need to Become a Beginner Again

Berita Terbaru

sumber foto: sahil@sahilbloom.com

Aneka Berita

I Think You Need to Become a Beginner Again

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:17 WIB