Menpora Erick Harap Tidak Ada Lagi Dualisme dalam Organisasi Olahraga

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

“Cabang olahraga sekarang berbagai macam ada olahraga prestasi, olahraga masyarakat dan olahraga industri. ORADO ini menjadi bagian sport industry yang memang bisa mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh,” ujar Menpora Erick di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (7/1) malam.

“Saya senang sekali ketika di Indonesia, sport industri menjadi wadah pengembangan olahraga yang mengandung nilai ekonomi. Apalagi kalau kita lihat sport industry ini terus tumbuh. Angka pertumbuhannya bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Saya mengapresiasi ORADO yang lahir sebagai salah satu olahraga untuk meningkatkan sport industry kita. Saya berharap semakin besar dan kejuaraan dunianya juga digelar di Indonesia, karena dengan begitu juga berdampak meningkatkan sport tourism dan pastinya membawa efek domino positif untuk roda perekonomian tanah air,” imbuhnya.

Baca Juga :  PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Temukan Sumber Daya Gas Bumi 1.8 TCF di Sulawesi Tengah, Dukung Swasembada Energi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, melakukan konferensi pers pada acara Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Menpora Erick mewanti-wanti serta berpesan agar usai deklarasi ini, ORADO tidak ada dualisme kepengurusan dikemudian hari, karena hal itu akan menghambat pertumbuhan prestasi dan atlet yang akan mengalami dampak negatifnya.

“Kembali saya melihat KONI, KOI yang mendapatkan endorsement (bentuk dukungan/rekomendasi) saya hanya hadir mendukung saja. Tetapi, saya harap dualisme olahraga jangan sampai terjadi, kemarin saya apresiasi takraw sudah selesai mudah-mudahan olahraga lain bisa konsolidasi,” tegas Menpora Erick pada acara yang juga turut dihadiri Ketum KONI Pusat Marciano Norman, Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi serta beberapa artis dan tokoh nasional.

Sementara, Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi menyeluruh ke seluruh 38 pengprov ORADO di Indonesia termasuk menggelar seleknas atlet domino. Menurutnya, saat ini ORADO baru mendapatkan rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora.

Baca Juga :  Menkes Budi Gunadi Bantah Pemberitaan Naiknya Kasus HMPV di China

“Kita akan menyeleksi atlet dari daerah naik ke provinsi hingga adanya kejurnas di tahun ini (2026). Besok kita langsung Rakernas lanjut pelatihan wasit dan sosialisasi segala peraturan dan regulasi dan pengprov juga saya harap berlomba-lomba membuat turnamen,” katanya.

“Kita baru mendapat rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora untuk menjadi resminya tentu kita harus memenuhi persyaratan yang ada, jadi kita akan penuhi itu. Yang penting kita akan menghapus stigma negatif di masyarakat dan membuat domino naik kelas tahap demi tahap,” jelasnya.

Deklarasi dan Rakernas I ORADO periode 2026-2030 mengangkat tema, ‘Konsolidasi dan Penguatan Fondasi Organisasi ORADO sebagai Federasi Olahraga Domino yang Profesional dan Berprestasi’. Diikuti para peserta daru Pengurus Besar ORADO, 38 Pengurus Provinsi ORADO, 309 Pengurus Kabupaten/Kota ORADO serta 45 Perwakilan Wasit.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : https://kemenpora.go.id

Berita Terkait

Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB