urbandiginews.com – Perjalanan panjang selama 85 tahun Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) adalah cerminan komitmen dan dedikasi terhadap pengembangan ilmu budaya dan humaniora di Indonesia. Dalam peringatan Dies Natalis ke-85 yang digelar pada Kamis, 5 Desember 2024, Dekan FIB UI, Dr. Bondan Kanumoyoso, SS, M. Hum menegaskan bahwa filosofi Berbudaya, Berkarya, Berkinerja Bersama menjadi landasan utama dalam setiap langkah fakultas ini.
“Berbudaya berarti menghargai dan melestarikan warisan budaya, sambil terus terbuka terhadap dinamika global. Berkarya mengharuskan kita menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan Berkinerja Bersama menekankan pentingnya kolaborasi untuk meraih tujuan besar bersama,” ujar Dr. Bondan dalam sambutannya.

Pencapaian Luar Biasa di 2024
Tahun 2024 menjadi tonggak penting bagi FIB UI dengan berbagai capaian signifikan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan internasionalisasi. Beberapa sorotan utamanya adalah:
1. Digitalisasi Pembelajaran dan MOOCs: FIB UI memproduksi 12 Massive Open Online Courses (MOOCs) baru—10 dalam bahasa Indonesia dan 2 dalam bahasa Inggris. Selain itu, 35 MOOCs yang sebelumnya tersedia juga diselenggarakan kembali untuk mahasiswa FIB, lintas fakultas, dan masyarakat umum. Hal ini mendukung visi pembelajaran seumur hidup dan distribusi pengetahuan secara inklusif.
2. Keunggulan dalam Program MBKM:
655 mahasiswa FIB UI mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di luar kampus, seperti magang dan pertukaran mahasiswa, melampaui target universitas hingga lebih dari 300%.
FIB UI menerima penghargaan sebagai fakultas dengan kontribusi tertinggi pada Program MBKM DIKTI dan penyelenggara MOOCs berkredit terbaik.
3. Internasionalisasi Kampus:
Tahun ini, 103 mahasiswa asing belajar di FIB UI, dan 89 mahasiswa FIB menjalani program IISMA serta pertukaran ke luar negeri. Pada 2025, jumlah ini akan meningkat dengan 45 mahasiswa IISMA yang akan studi di berbagai universitas ternama dunia.
Dua program studi, S1 Ilmu Perpustakaan dan S1 Sastra Indonesia, menjalani proses akreditasi internasional dari AHPGS Jerman
4. Prestasi Akademik dan Non-Akademik:
7 program studi memperoleh Akreditasi Unggul dari BAN-PT, sementara 4 lainnya mempertahankan akreditasi A.
Mahasiswa FIB UI meraih berbagai penghargaan, termasuk Juara 2 Karate Internasional, Juara 1 Debat Bahasa Korea, hingga peringkat pertama dalam ajang inovasi pemuda tingkat Asia.
5. Riset dan Pengabdian:
Total pendanaan riset mencapai Rp3,3 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya. Sebanyak 43 tim pengabdian masyarakat menghasilkan 70 luaran, melampaui target fakultas.
6. Kegiatan Mahasiswa Bertaraf Internasional:
FIB UI menjadi tuan rumah berbagai acara besar seperti Journey of ASEAN dan Permadani ASEAN, yang melibatkan kolaborasi seni dan ilmiah tingkat regional.

Menuju Masa Depan yang Lebih Gemilang
Dengan filosofi Berbudaya, Berkarya, Berkinerja Bersama, FIB UI terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam pengembangan budaya, humaniora, dan pendidikan di Indonesia. Transformasi dan inovasi akan terus dilakukan untuk menjawab tantangan global sekaligus memperkuat kontribusi bagi masyarakat luas.
Penulis : Marah Bangun
Editor : Marah Bangun







