Film Wanita Ahli Neraka Hadirkan Kisah Santriwati yang Terjebak dalam Pernikahan yang Mengerikan

- Penulis

Rabu, 13 November 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 November 2024 – Malam ini, dunia perfilman Indonesia kembali diguncang dengan kehadiran film horor terbaru dari Visinema Pictures, “Wanita Ahli Neraka“, yang menggelar Gala Premiere spektakuler di Epicentrum XXI, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para bintang utama film, termasuk Febby Rastanty sebagai Farah, Oka Antara sebagai Wahab, Ashira Zamita sebagai Dina, serta Alfie Alfandy sebagai Ustad Irfan dan Elma Theana sebagai Umi Hanum. Dalam suasana yang meriah dan penuh antusiasme, para pemeran utama dan penulis film memberikan komentar yang semakin menambah rasa penasaran penonton terhadap kisah menegangkan ini.

“Wanita Ahli Neraka” bukan sekadar film horor biasa. Dalam komentarnya, Febby Rastanty yang memerankan Farah menyampaikan betapa film ini memberikan banyak pelajaran moral yang menyentuh hati. “Kesakralan pernikahan bisa luntur ketika kita salah memilih pasangan. Ini adalah pelajaran penting bagi para perempuan untuk lebih hati-hati dan memiliki daya jika suatu saat terjebak dalam pernikahan yang seperti di neraka,” ungkap Febby dengan penuh emosi, menggugah kesadaran akan pentingnya memilih pasangan hidup.

Baca Juga :  Menyikapi Film Animasi Merah Putih: One For All Oleh: Budi Sumarno(penulis buku Cinema Therapy,Founder Inklusi Film)

Oka Antara, yang berperan sebagai Wahab, suami Farah, juga ikut mengungkapkan perspektif mendalam tentang dinamika rumah tangga karakter mereka. “Manusia bisa jadi iblis paling menyeramkan dan menakutkan jika tidak bisa menahan dirinya,” kata Oka dengan nada misterius, menambah aura ketegangan dalam cerita ini.

 

Wanita Ahli Neraka

Penulis naskah Lele Laila berbagi pandangannya tentang film ini dengan penuh semangat. “Wanita Ahli Neraka bukan hanya sekadar horor; ini adalah sebuah perjalanan emosional yang menyentuh sisi terdalam tentang kepercayaan dan cinta yang berbalik menjadi ketakutan. Film ini mengajak penonton untuk melihat bahwa tidak semua yang tampak indah di luar itu selamanya benar di dalamnya. Kadang-kadang, keputusan yang kita buat demi kebahagiaan justru menjadi sebuah perjalanan menakutkan yang mau tidak mau harus berani kita hadapi,” jelas Lele.

Umi Pipik, salah satu publik figur yang sudah menonton film ini, memberikan komentar tajam atas cerita di *Wanita Ahli Neraka* yang tak terduga-duga. “Di dalam Quran surat At-Tahrim ayat 11 Allah firmankan Siti Asiyah diperumpamakan istri beriman yang taat walau bersuamikan Fir’aun. Si Farah di film ini diperumpamakan seperti itu; solehah dan taat beribadah, tetapi dia mendapat kedzaliman dari suaminya. Keren banget!” ungkap Umi Pipik dengan semangat.

Baca Juga :  Telkom Tingkatkan Kenyamanan Fasilitas Umum melalui Aksi Sosial Program Revitalisasi

Bilik Neraka by Wanita Ahli Neraka: Membangkitkan Kengerian Nyata

Tak hanya menanti penayangannya di bioskop, penggemar horor dapat merasakan langsung sensasi menakutkan dari “Wanita Ahli Neraka” melalui Bilik Neraka by Wanita Ahli Neraka. Bilik ini telah hadir di Ciplaz Parung serta Blok M Plaza dan sukses menarik perhatian pengunjung dengan pengalaman singkat penuh kengerian dan ketegangan melalui suara-suara jeritan kelam serta sekilas adegan film yang menakutkan.

 

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan *Wanita Ahli Neraka*, sebuah karya sinematik yang tidak hanya akan membuat Anda terperangah tetapi juga menggugah pikiran tentang arti sebenarnya dari cinta dan pernikahan. Saksikan segera di bioskop terdekat!

Berita Terkait

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan
Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025
Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII
Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik
Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan
Menyikapi Film Animasi Merah Putih: One For All Oleh: Budi Sumarno(penulis buku Cinema Therapy,Founder Inklusi Film)
Jakarta Menuju Kota Sinema: Budaya Betawi Jadi Inspirasi, Smartphone Jadi Kamera
Festival Film Indonesia Dicap Langgar UU, BPI: Ini Bukan Sekadar Poster!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:52 WIB

Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 09:55 WIB

Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:52 WIB

Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik

Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:12 WIB

Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB