Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 GoZero% Grand Champion Innovation Festival di Telkom Landmark Tower, Surabaya beberapa waktu lalu.

GoZero% Grand Champion Innovation Festival di Telkom Landmark Tower, Surabaya beberapa waktu lalu.

”Wadah inovasi ESG karyawan di seluruh Telkom Regional untuk menghadirkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan”

 

urbandiginews.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar GoZero% Grand Champion Innovation Festival pada 2–3 Maret 2026 di Telkom Landmark Tower, Surabaya. Program ini menjadi ajang kompetisi inovasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) yang melibatkan karyawan Telkom dari berbagai regional untuk menghadirkan solusi pengelolaan limbah operasional yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan.

Sebelumnya, GoZero% Innovation Festival telah diselenggarakan di Telkom Regional (TREG) I hingga V yang meliputi Bandung, Makassar, Medan, Tarakan, dan Yogyakarta. Ide-ide terbaik dari setiap regional kemudian dikompetisikan pada tingkat nasional melalui GoZero% Grand Champion Innovation Festival untuk menentukan inovasi paling berdampak dan berpotensi diimplementasikan secara lebih luas di lingkungan TelkomGroup. Program ini menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi berbasis prinsip ESG yang mendukung transformasi berkelanjutan perusahaan serta sejalan dengan pilar ESG yang dicanangkan Telkom yakni, Save Our Planet dan Empower Our People.

Pengelolaan sampah dan limbah operasional juga menjadi tantangan yang semakin diperhatikan banyak perusahaan. Kabel, perangkat elektronik, hingga sampah kantor kerap menumpuk tanpa pemanfaatan optimal, padahal memiliki potensi untuk diolah menjadi solusi berkelanjutan. Melalui GoZero% Innovation Festival, Telkom mendorong lahirnya pendekatan yang lebih sistematis dan inovatif dalam mengoptimalkan pengelolaan limbah tersebut.

Direktur Digital Collaboration for Sustainability (DCS), Dr. Runik Machfiroh, menilai GoZero% menjadi program penting dalam mendorong komitmen keberlanjutan perusahaan melalui keterlibatan karyawan. “Program ini tidak hanya meningkatkan awareness, tetapi juga mendorong tindakan nyata dari karyawan terhadap isu keberlanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mudah dan Cepat! Finnet Kolaborasi dengan Alfamart Wujudkan Pembayaran Penerimaan Negara Hingga ke Pelosok Negeri

Rangkaian GoZero% Grand Champion Innovation Festival berlangsung selama dua hari. Hari pertama menjadi ajang presentasi inovasi dari para finalis, sementara hari kedua diisi dengan kegiatan GoZero% Eco-Deep Dive di PLTSA Benowo sebagai bagian dari proses validasi. Sebanyak lima finalis memaparkan inovasinya, yaitu MyCarbon (TREG I), Ecoquest (TREG II), Forec (TREG III), Restylecle Transforming Uniforms Sustainability (TREG IV), dan Clean Ocean IoT – CLEOO (TREG V). Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan aspek relevansi terhadap ESG, potensi implementasi, dampak, keberlanjutan, serta nilai inovasi, sehingga memastikan solusi yang terpilih tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif.

Kegiatan GoZero% Eco-Deep Dive di PLTSA Benowo.

Dari proses penilaian tersebut, Forec (TREG III) terpilih sebagai juara melalui inovasi pengolahan limbah kabel menjadi material konstruksi dan paving. Inovasi ini tidak hanya mengurangi timbulan limbah, tetapi juga membuka potensi nilai ekonomi baru karena solusi yang dihadirkan bersifat aplikatif dan dapat diimplementasikan secara nyata.

Memasuki hari kedua, seluruh peserta mengikuti GoZero% Eco-Deep Dive untuk memperdalam praktik pengelolaan limbah yang sejalan dengan program Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dikelola oleh BPI Danantara dan menjadi prioritas nasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Telkom terhadap agenda keberlanjutan dan transisi energi nasional.

Pada kesempatan tersebut, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menegaskan pentingnya pembelajaran yang berkelanjutan melalui kegiatan ini. “Salah satu objective dari Eco-Deep Dive ini adalah agar ilmu dan pembelajaran yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat dibawa kembali dan diimplementasikan di masing-masing regional,” ujar Gunawan.

Baca Juga :  Telkom Perkenalkan Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta

Pembelajaran tersebut dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke PLTSA Benowo yang dikelola oleh PT Sumber Organik (PTSO). Fasilitas ini memproses sekitar 1.600 ton sampah per hari atau hampir 70% timbulan sampah Kota Surabaya. Dalam operasionalnya, PLTSA Benowo menggunakan teknologi Fermentasi Gas (Landfil Gas Power Plant) berkapasitas 1,65–2 MW serta Thermochemical (Gasifikasi Power Plant) berkapasitas 9 MW, sehingga total menghasilkan 11 MW listrik. Energi tersebut setara dengan kebutuhan sekitar 11.000 rumah tangga dan disalurkan ke jaringan listrik nasional yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam sesi Eco-Deep Dive di PLTSA Benowo, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai proses pengolahan sampah menjadi energi. Manager Operasional PLTSA Benowo, M. Ali Asyar, menjelaskan bahwa sampah yang dikelola di fasilitas tersebut dapat diolah menjadi air layak pakai, energi listrik, hingga kompos. “Karakteristik sampah rumah tangga kita justru sangat baik untuk diolah menjadi energi,” jelasnya.

Melalui inisiatif ini, Telkom menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar tanggung jawab lingkungan, melainkan juga peluang untuk mendorong kreativitas, memberdayakan karyawan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.

 

#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru