Manfaatkan Digitalisasi “SAKTI”, Penyusunan DIPA 2025 Lebih Cepat dan Efisien

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

urbandiginews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa proses penyusunan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) untuk Tahun Anggaran 2025 telah menggunakan digitalisasi sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi.

Salah satu pencapaian utama dalam proses ini adalah berhasilnya penerapan penandatanganan DIPA secara elektronik, yang secara signifikan menyederhanakan proses pengesahan dari semula 12 tahap menjadi hanya 4 tahap.

“Dapat kami laporkan bahwa penyusunan DIPA telah melalui proses digitalisasi dari mulai perencanaan penganggaran, termasuk penanda tanganan DIPA secara elektronik,” kata Sri Mulyani dalam penyerahan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) 2025 kepada kementerian dan lembaga pemerintah, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Hal ini dapat terwujud berkat penggunaan aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) yang mendigitalisasi seluruh tahapan penganggaran dari perencanaan hingga eksekusi anggaran.

Baca Juga :  Konferensi BATIC 2025 : Pemimpin Teknologi Global Ungkap Peran Teknologi dalam Membentuk Dunia Masa Kini

Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa DIPA 2025 diserahkan secara simbolis kepada seluruh menteri dan pimpinan lembaga, serta daftar alokasi transfer ke daerah diserahkan kepada para gubernur di Istana Negara, hari ini Selasa (10/12/2024.

Penyerahan DIPA ini merupakan bagian dari rangkaian upaya pemerintah untuk memastikan pengelolaan APBN 2025 berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden pada sidang Kabinet Paripurna tanggal 6 Desember 2024 lalu, seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah diminta untuk bersama-sama mendukung prioritas pembangunan yang telah dirumuskan.

Salah satu fokus utama adalah penataan anggaran, terutama dalam sektor pendidikan dan infrastruktur, yang terkait langsung dengan program ketahanan pangan, pemberian makanan bergizi, serta ketahanan energi.

Baca Juga :  Finnet dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan bagi Pekerja Migran Indonesia

“Sesuai arahan Bapak Presiden pada sidang Kabinet Paripurna tanggal 6 Desember, seluruh kementerian dan lembaga dan pemerintah daerah terus fokus mendukung prioritas yang telah ditetapkan Presiden terpilih,” ujarnya.

Sri Mulyani berharap bahwa penyelesaian DIPA dan alokasi transfer ke daerah untuk tahun 2025 dapat dilakukan sesegera mungkin. Dengan begitu, di awal tahun, masyarakat dan perekonomian dapat segera merasakan manfaat dari kebijakan anggaran yang telah disusun dan diimplementasikan secara tepat waktu.

“Kami mengharapkan agar DIPA, kementerian, lembaga, dan daftar alokasi transfer ke daerah tahun 2025 dapat segera diselesaikan dan dilaksanakan sehingga pada awal tahun, masyarakat dan perekonomian dapat langsung merasakan manfaatnya secara maksimal,” pungkasnya.

 

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:09 WIB

KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB