Internet Papua Terganggu! Komdigi Beberkan Penyebab & Target Pemulihan

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Warga Papua Selatan dan Papua Tengah tengah menghadapi gangguan serius pada layanan internet mereka. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa penyebab utama lumpuhnya jaringan ini adalah putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) di dua ruas vital: Sorong–Fakfak (23 Juli 2025) dan Timika–Merauke (16 Agustus 2025).

Gangguan tersebut mengakibatkan kualitas internet turun drastis, bahkan memaksa Telkom Group dan Komdigi melakukan prioritisasi layanan di dua provinsi itu. Di Papua Selatan, keterbatasan kapasitas cadangan membuat layanan 4G melambat, sementara di Papua Tengah hanya tersedia layanan seluler enterprise dengan kecepatan maksimal 1 Mbps per pengguna.

Baca Juga :  SCALA by Metranet Hadirkan Solusi Transformasi Strategi Hingga Tahap Implementasi

“Internet dan 4G tetap berfungsi, namun masyarakat akan merasakan penurunan kualitas selama proses perbaikan berlangsung,” tegas Komdigi dalam keterangan resminya, Rabu (27/8/2025).

Langkah Cepat: Kapal Perbaikan Dikerahkan

Telkom memastikan kapal perbaikan kabel SKKL sudah berlayar dari Makassar, kini berada di perairan Wakatobi menuju titik gangguan. Perbaikan di ruas Timika–Merauke dijadwalkan berlangsung 18 Agustus–5 September 2025, sementara Sorong–Fakfak akan dikerjakan 11–19 September 2025. Targetnya, internet kembali normal pada 19 September 2025.

Mitigasi: WiFi Gratis hingga Kompensasi Pelanggan

Baca Juga :  85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT

Sebagai langkah sementara, Komdigi bersama Telkom Group telah:

  • Menambah kapasitas cadangan jaringan,
  • Menyediakan WiFi Corner di enam titik di Merauke,
  • Memberikan kompensasi khusus bagi pelanggan Telkomsel dan Indihome,
  • Membuka posko internet gratis Merah Putih di lokasi strategis, termasuk kantor Bupati dan Polres Merauke.

Dukungan keamanan dari TNI/Polri juga dikerahkan untuk mengamankan infrastruktur selama proses pemulihan berlangsung.

Meski layanan belum sepenuhnya pulih, pemerintah memastikan konektivitas Papua tidak mati total. Warga diimbau tetap bijak menggunakan jaringan yang ada sambil menunggu pemulihan penuh bulan depan.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB