Sadar Waktu Gandeng Komunitas Seabolga dan Medan Book Party di Main Event ‘Sejenak Tanpa Layar’

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Main Event kampanye “Sejenak Tanpa Layar” yang digelar mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) melalui inisiatif Sadar Waktu pada Selasa (30/9) di Taman FISIP USU menghadirkan kolaborasi dengan sejumlah komunitas”

urbandiginews.com – Komunitas Seabolga berpartisipasi lewat workshop ecoprint menggunakan cat pewarna dari bahan alami, kuning dari kunyit, hijau dari daun pandan, biru dari bunga telang, dan cokelat dari kopi. Sementara itu, Medan Book Party mengisi sesi silent reading dan sharing buku. Kolaborasi ini menambah variasi kegiatan dan memperkaya pengalaman lebih dari 60 peserta yang diajak menikmati aktivitas tanpa layar.

Baca Juga :  Hari Pendidikan Nasional 2025: Telkom Dorong Inovasi Digital untuk Pendidikan Inklusif melalui Innovillage

Mereka diajak mengisi waktu tanpa gadget dengan berbagai aktivitas alternatif. Di section kreativitas, peserta merangkai beads, mencoba diamond painting. Terdapat juga aktivitas melukis pouch dengan teknik ecoprint yang difasilitasi komunitas Seabolga. Sementara itu, di section buku, Medan Book Party hadir membawakan silent reading dan sharing session yang mengajak peserta merasakan pengalaman membaca kolektif di ruang terbuka.

 

General Manager Sadar Waktu, Alya Amanda, mengatakan kolaborasi ini sengaja dihadirkan untuk memperkaya pengalaman peserta.

“Kami ingin menunjukkan bahwa detoks digital bisa lebih menyenangkan bila diisi dengan aktivitas nyata. Kehadiran komunitas-komunitas ini membuktikan bahwa mahasiswa tidak sendirian, ada banyak ruang alternatif yang bisa digali di luar layar,” jelasnya.

Baca Juga :  Grass Park: Gelombang Baru dari Medan yang Menyatukan Kampus dan Panggung Indie

Selain itu, berbagai permainan seperti UNO, Jenga, dan puzzle juga menambah keseruan interaksi antarpeserta. Dari catatan stopwatch yang dikumpulkan, rata-rata peserta berhasil lepas dari layar selama 30 menit, bahkan ada yang bertahan hingga 3 jam.

Kolaborasi ini mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya Ghina Raudhatul Jannah, yang bertahan 3 jam penuh.

“Ternyata tanpa HP pun bisa ngelakuin banyak hal seru. Saya bahkan dapat pengalaman baru dari ecoprint, sampai kepikiran untuk coba detoks digital lagi,” ujarnya.

Penulis : Ayu Nabila

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.
Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Weekend Bukan Sekadar Rebahan: 7 Cara Ngisi Waktu Buat Sehat dan Cuan.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru