Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga – Film Horor Berdasarkan Kisah Nyata yang Mengguncang!

- Penulis

Sabtu, 9 November 2024 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Dunia perfilman Indonesia kembali digemparkan dengan kehadiran film horor terbaru, “Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga“.

Diadaptasi dari thread fenomenal di X/Twitter yang ditulis oleh @gustigina, film ini mengisahkan pengalaman nyata pasangan suami istri di Kalimantan yang terjebak dalam kegelapan santet.

Dengan bintang utama Frederika Cull yang memerankan karakter Maya, film ini menjanjikan pengalaman menegangkan dan emosional bagi para penontonnya.

Frederika Cull, aktris berbakat yang dikenal luas di industri hiburan, mengungkapkan bahwa perannya sebagai Maya bukanlah hal yang mudah. “Tantangannya pasti banyak karena ini cerita asli. Selama proses reading dua bulan, karena emang meetingnya cukup berat juga,” ungkap Frederika saat konferensi pers di Kantor Soraya Intercine Films, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Telkom Tingkatkan Kenyamanan Fasilitas Umum melalui Aksi Sosial Program Revitalisasi

Ia melanjutkan, “Karena ceritanya memang intens. Jadi ada beberapa momen itu (merasa) ‘aduh bisa enggak ya untuk memerankan Maya’.”

Karakter Maya adalah sosok yang kompleks dan penuh emosi. Frederika awalnya merasa ragu untuk memerankannya. Namun, kesempatan untuk bertemu dengan sosok asli Maya memberikan inspirasi tersendiri baginya.

“Karena ini cerita asli ya, tantangannya mungkin itu cara untuk adaptasi cerita asli dan untuk menjadi tokoh asli itu seperti apa,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya interpretasi dalam membawakan karakter tersebut.

Salah satu tantangan terbesar bagi Frederika adalah penggunaan dialek Banjar dalam film ini. “Kebetulan karena harus menggunakan bahasa Banjar, kita baru dapet dialek coach mungkin 1 bulan sebelum kita syuting,” ujarnya.

Baca Juga :  "Pengepungan di Bukit Duri: Kolaborasi Internasional, Aksi Memukau, dan Kritik Sosial yang Menggigit"

Meskipun waktu persiapan terbatas, Frederika bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa skrip yang diterima awalnya berbeda jauh dari skrip yang digunakan saat syuting. “Banyak draft yang baru, dan ternyata draft yang akhir tidak sia-sia memang sebagus itu ceritanya,” kata Frederika dengan semangat.

Ia percaya bahwa perubahan tersebut justru memperkaya narasi dan memberikan gambaran lebih mendalam tentang dampak santet terhadap psikologi dan kehidupan sekitar.

“Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga” bukan sekadar film horor biasa; ia menyajikan kisah nyata yang menggugah pikiran tentang kekuatan gelap dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Film ini siap membawa penonton ke dalam dunia mistis yang penuh ketegangan dan intrik.

Berita Terkait

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan
Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025
Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII
Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik
Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan
Menyikapi Film Animasi Merah Putih: One For All Oleh: Budi Sumarno(penulis buku Cinema Therapy,Founder Inklusi Film)
Jakarta Menuju Kota Sinema: Budaya Betawi Jadi Inspirasi, Smartphone Jadi Kamera
Festival Film Indonesia Dicap Langgar UU, BPI: Ini Bukan Sekadar Poster!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:52 WIB

Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 09:55 WIB

Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:52 WIB

Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik

Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:12 WIB

Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB