Menkomdigi Ajak OJK Perkuat Sinergi Perangi Judi Online

- Penulis

Minggu, 17 November 2024 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 November 2024, urbandiginews.com  – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Komdigi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam upaya memerangi judi online di Indonesia.

Kerja sama ini telah berhasil mengamankan lebih dari 10.000 rekening bank yang terafiliasi dengan aktivitas ilegal tersebut, sebuah langkah yang mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden mendorong agar lembaga-lembaga terkait bersinergi untuk memberantas judi online secara efektif.

“Seperti arahan Presiden Prabowo, semua lembaga terkait harus bersatu padu untuk menunjukkan peran kita sebagai negara dalam melawan judi online.

Kami berkomitmen untuk terus memperkuat regulasi yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, stabil, dan terpercaya,” kata Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024).

Dalam upaya bersama ini, Kementerian Komdigi dan OJK sepakat untuk memperkuat regulasi serta meningkatkan pemantauan terhadap transaksi yang berpotensi berkaitan dengan judi online. Meutya Hafid menegaskan bahwa langkah-langkah tegas akan diambil terhadap rekening yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

Baca Juga :  UMKM Mitra Makan Bergizi Gratis Bisa Dapat Modal Sampai 500 Juta, Begini Persyaratannya...

“Pengguna judi online dapat terjerat pemblokiran rekening. Kami akan mengirimkan data-data terkait kepada OJK dan memastikan proses ini dilakukan dengan penuh ketegasan,” ujarnya.

Menkomdigi juga menyoroti pentingnya literasi digital untuk masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah pemanfaatan platform cekrekening.id, yang akan dikembangkan lebih lanjut dalam kerja sama dengan Anti Scam Center milik OJK.

“Platform ini akan membantu masyarakat untuk membedakan rekening-rekening yang aman dan yang terindikasi aktivitas kejahatan keuangan,” tambah Meutya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa pemblokiran rekening dilakukan melalui proses analisis yang mendalam dan komprehensif. “Kami memastikan setiap rekening yang terafiliasi dengan judi online melewati asesmen yang ketat.

Selain itu, langkah serupa akan dilakukan untuk akun-akun lain yang terindikasi,” jelas Mahendra.

Baca Juga :  NeutraDC Perkuat Bisnis Datacenter, Sambut Pertumbuhan AI yang luar biasa.

Kerja sama lintas lembaga ini menggambarkan keseriusan pemerintah, terutama di bawah Kabinet Merah Putih, dalam melindungi masyarakat dari ancaman judi online. Langkah ini juga bertujuan untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Kami juga meminta kepada seluruh bank untuk melakukan pendalaman dan asesmen menyeluruh terhadap rekening-rekening yang terafiliasi dengan judi online, serta memastikan langkah serupa diambil untuk rekening-rekening lain yang sudah diblokir,” tegas Mahendra.

Konferensi pers ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo, dan Kepala Eksekutif Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang juga mendukung penuh langkah-langkah ini untuk memerangi judi online dan memperkuat ekosistem keuangan digital di Indonesia.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Kementerian Komdigi, OJK, dan lembaga terkait lainnya, pemerintah berharap dapat semakin mempersempit ruang gerak bagi praktik judi online yang merugikan masyarakat dan merusak integritas sistem keuangan di Indonesia.

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB