Tokoh Fotografi Ian Wibowo dan Budayawan Made Putrawan  dirikan Studio Alam 1AN sebagai Pusat Perfilman diBali

- Penulis

Senin, 25 November 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Mendalami  dunia fotografi sejak usia 7 tahun, dijuluki Indonesian Little VIP Photographer oleh salah satu program televisi nasional  dan memegang lebih dari 500 project fotografi pada industri pariwisata di hotel berbintang di Indonesia, kini remaja berusia 21 tahun ini selain sebagai Founder Sekolah Perfilman Bali Dwipa 1AN Movie Academy , kini dirinya merealisasi pendirian studio alam sebagai pusat perfilman dan fotografi di Bali Bersama Pengusaha perhotelan yaitu Budayawan Made Putrawan.

Sutradara Ian Wibowo ketika ditanya siapa saja pendiri dari studio alam  1AN Movie Academy,Ian menjelaskan,selain dirinya  founder dari studio alam ini adalah Tokoh Budayawan Indonesia Made Putrawan, Tokoh Pendidikan Bali Dr.Ir. I Wayan Adnyana ,S,H.,M.Kn. dan Produser Erry Wibowo.

Ian yang juga merupakan tokoh muda fotografi ini melanjutkan, Pada awalnya tujuan atau fungsi utama membuat Studio Alam Bali Dwipa  1AN Movie Academy adalah sebagai tempat praktek mahasiswa kampus  Perfilman kita , tapi pada akhirnya disepakati diperuntukan untuk umum.

Ian melanjutkan lagi keterangannya, Studio Alam 1AN Movie Academy Universitas Bali Dwipa ini akan dijadikan pusat produksi film di Bali di mana di dalam nya ada tempat property – property syuting seperti villa dan rumah mewah hingga rumah sederhana ,museum,gallery,studio podcast,restoran, hutan kecil,sawah,sungai dengan jembatan ,dll. dan didalam studio alam kita juga terdapat tempat akomondasi hotel untuk menginap   para kru film dan villa untuk artis yang sedang syuting di sana.

Baca Juga :  TelkomGroup Majukan UMKM Melalui Pelatihan Optimalisasi AI

Tokoh Budayawan Indonesia  Made Putrawan yang juga dikenal dengan sebutan Mr. Puisi  ini ketika ditanya tentang optimisme kedepan tentang prospek studio alam  yang memiliki luas 1,5 hektar lebih ini Putrawan mengatakan , karena adanya sinergi yang tepat antara kompetensi para pendiri studio alam ini,maka saya sangat optimis.

Studio Alam 1AN

Budayawan yang juga pengusaha perhotelan di Bali ini  melanjutkan, kita memiliki potensi lokasi alam yang luas dan property yang lengkap untuk dijadikan studio alam, kita punya movie academy ,kita punya  production house dan post production serta produser Erry Wibowo selaku Waketum DPP PARFIS akan mensentralkan kegiatan keartisan dan aspirasi  para seniman di Indonesia di studio alam kita.

Putrawan yang juga pemilik museum seni PUMA ini menambahkan , banyak  kalangan selebritas dari Jakarta memberi selamat atas beroperasinya studio alam 1AN Movie Academy ini,seperti Ketua Umum PARFI Alicia Djohar, Ketua Umum PARFIS Tanty Norista, Ayu Azhari,Elma Theana, Citra Kirana ,Mantan Menteri pertanian Anton Apriantono, Aktor Sebir Rahmat ,dll.

Baca Juga :  MEMBANGUN EKOSISTEM PERFILMAN YANG ADIL: DEKLARASI SERIKAT PEKERJA KREATIF PERFILMAN INDONESIA (SPKPFI)

Produser dan Wakil Ketua Umum DPP Persatuan Artis Film dan Seniman Indonesia Erry Wibowo juga memberikan keterangannya  , “ Kita ini Melengkapi kecantikan dan keindahan pulau Dewata dengan membangun infrastruktur yang dipusatkan disatu lokasi yang sangat luas dalam bidang perfilman dan fotografi, dan kini bukan lagi sebuah impian bagi para kreator seni di Bali”

Erry melanjutkan ,Selain studio Alam kita juga punya sendiri  lokasi syuting   Kampus dan alat property rumah sakit seperti CT Scan,USG,Rontgen,dll. Tentunya ini merupakan kabar menggembirakan bagi insan perfilman di Indonesia dan Bali pada khususnya,karena apabila ada Televisi nasional dan Production House dari Jakarta maupun luar negeri akan syuting di Bali, maka kita Bali sudah memiliki Studio Alam yang lengkap dengan peralatan syuting standart broadcast dan cinema.

 

Tag : Erry Wibowo, Made Putrawan,Ian Wibowo , Bali Dwipa 1AN, Studio Alam

Penulis : Erry Wibowo

Editor : Igma Budi

Berita Terkait

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan
Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025
Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII
Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik
Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan
Menyikapi Film Animasi Merah Putih: One For All Oleh: Budi Sumarno(penulis buku Cinema Therapy,Founder Inklusi Film)
Jakarta Menuju Kota Sinema: Budaya Betawi Jadi Inspirasi, Smartphone Jadi Kamera
Festival Film Indonesia Dicap Langgar UU, BPI: Ini Bukan Sekadar Poster!
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:52 WIB

Industri Film Indonesia Cetak Sejarah Rekor Baru 80,2 Juta Penonton di Tahun 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 09:55 WIB

Rayakan Kreativitas Santri Indonesia, Malam Anugerah Film Santri SANFFEST 2025 Digelar di TMII

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:52 WIB

Film, Folklore, dan Inklusi Budaya: Jembrana Menyapa Masa Depan Lewat Bioskop Bisik

Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:12 WIB

Rumah Produksi P69 Hadirkan Film “Yang Terluka”: Kisah Tentang Korban Kekerasan Perempuan

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB