Antisipasi Cuaca Ekstrem pada Nataru 2024/2025, Menteri Perhubungan Pastikan Sarana, Prasana Serta Keselamatan Transportasi Mudik Berjalan Baik

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

urbandiginews.com – Masa libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 berlangsung saat puncak musim hujan terjadi di sebagian wilayah Indonesia. Sebagaimana dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena La Nina lemah menyebabkan intensitas hujan diperkirakan meningkat 20% dibandingkan kondisi normal.

Menyikapi kondisi tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau beberapa lokasi jalur rencana operasi Nataru 2024/2025 di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni, Minggu (8/12). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan mengingat cuaca yang kurang bersahabat pada akhir tahun.

Baca Juga :  Ada Lagi Sertifikat Legal HGB di Perairan Sidoarjo, Menteri Nusron: Dulu Tambak Namun Menjadi Laut Karena Abrasi

“Pelabuhan Merak-Bakauheni merupakan salah satu titik krusial yang berpotensi terjadi kepadatan. Pergerakan kapal penyeberangan diperkirakan sebesar 29,83%. Kementerian Perhubungan terus melakukan inspeksi sarana dan meningkatkan pengawasan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dengan melibatkan Direktorat Transportasi Sungai, Danau, Penyeberangan (TSDP) telah melakukan ramp check kapal penyeberangan pada 10 Oktober sampai 15 November 2024,” ujar Menhub.

Kepada pemangku kepentingan sektor penyeberangan, Menhub mengingatkan pentingnya antisipasi layanan transportasi yang terdampak cuaca ekstrem. Menhub menginstruksikan para pemangku kepentingan berkoordinasi dengan BMKG wilayah masing-masing untuk mempersiapkan diri terhadap kondisi prakiraan cuaca atau gelombang tinggi.

Baca Juga :  Drone Masuk Masjid: Inovasi Dakwah Masa Kini dari Pantai Bali ,memadukan Sains, Teknologi, dan Seni Budaya

“Saya yakin hal ini sudah dilakukan, tapi saya minta koordinasi tersebut dilakukan lebih sering dan teliti. Kondisi cuaca ini akan mempengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal. Kita harus menjaga aktivitas penyeberangan demi keselamatan penumpang,” kata Menhub.

Pada kesempatan tersebut, Menhub juga menemui dan berbincang dengan para pengemudi truk di area Pelabuhan BBJ Bojonegara, serta mengunjungi dermaga dan kapal di Pelabuhan Merak. Di atas kapal, Menhub berbicara dengan sejumlah penumpang dan mendengarkan kesan tentang pelayanan yang telah diterima.

 

 

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : https://dephub.go.id/post/read/antisipasi-cuaca-ekstrem-pada-nataru-2024-2025

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB