Biografi Katon Bagaskara

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Ignatius Bagaskoro Katon, (lahir 14 Juni 1966) lebih dikenal sebagai Katon Bagaskara adalah seorang aktor, komponis, penulis lagu, penyanyi dan politikus Indonesia. Ia dikenal luas sebagai vokalis di grup musik Indonesia, KLa Project.

Vokalis dari Band KLa Project ini telah menggeluti dunia musik sejak ia masih kecil dan hingga kini dikenal lewat lagu-lagu hitsnya seperti Negeri di Awan, Cinta Putih, dan Yogyakarta.

Bakat seniman telah terlihat di diri Katon sejak usia dini, bahkan saat masih 12 tahun ia telah berhasil menciptakan lagu pertamanya untuk mengenang kakeknya yang telah tiada.

Meski telah berbakat menjadi seniman sejak usia muda, karir pertama Katon adalah sebagai sebagai pramugara atau cabin crew di perusahaan penerbangan Garuda pada 1987.

Hal itu tidak berlangsung lama, Katon pun akhirnya membentuk sebuah kelompok musik yang dinamakan KLa Project pada 1988 bersama tiga rekannya, Lilo, Adi dan Ari. Ia mengisi posisi vokalis dan gitaris, Romulo Radjadin atau Lilo sebagai gitaris, Adi Adrian di bagian keyboard, dan drummernya diisi oleh Ari Burhani.

Lagu-lagu Katon Bagaskara banyak dipengaruhi ide penulisan lirik lagu ala musisi seperti Ebiet G. Ade untuk penulisan lirik, Fariz R.M untuk tren musik, Koes Plus dan juga The Beatles. Setelah menemukan karakter musikalitasnya sendiri, ia dikenal sebagai musisi dengan lirik yang filosofis, estetis dan romantis.

Baca Juga :  Yuk, Intip Tipsnya dari Tuti Masni Y. Hura, Mahasiswa Inspiratif dari USU!

Katon juga pernah mencoba peruntungan dengan berkarir di luar KLa Project. Adapun lagu hitsnya yaitu Dinda Dimana juga dirilis ulang dengan genre campursari.

Lagu tersebut merupakan bagian dari album solo miliknya yang berjudul Katon Bagaskara. Album itu diluncurkan pada 1993 dan meledak di pasaran hingga 1995 bahkan terjual hingga 2 juta kopi, belum termasuk bajakannya.

Selain itu, Katon juga memiliki lagu hits lainnya seperti lagu Negeri Di Awan yang diciptakan bersama sang kakak, Andre Manika, yang tinggal di Wonosobo, Jawa Tengah. Lagu yang dirilis pada 2001 ini ternyata terinspirasi dari kawasan Gunung Dieng yang ada di sana.

Karir bermusiknya juga membawa Katon mencoba menjadi produser musik. Penyanyi yang diproduserinya adalah Nugie, sebanyak tiga buah album (BUMI, AIR dan UDARA). Tidak hanya menjadi produser, Katon pun pernah menjadi penata vokal dan juga memberikan lagu-lagunya untuk dinyanyikan oleh penyanyi lain.

Baca Juga :  Hattrick! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year !!!

Katon pernah menikah dengan Monica “Chi Chi” Tri Mei Suciati pada tahun 1991 sampai dengan 1994. Dari pernikahan ini, Katon dikaruniai seorang putri bernama Chika Putri Bagaskara (lahir pada 9 Juni 1993).

Katon menikah dengan Ira Wibowo pada tanggal 28 Oktober 1996. Mereka dikaruniai dua orang anak, Andhika Radya Bagaskara (lahir pada 28 Agustus 1997), dan Mario Arya Bagaskara (lahir pada 28 Agustus 2002). Pada tanggal 18 Desember 2012, Katon telah resmi bercerai dari Ira.

Belum lama Katon Bagaskara bersama KLa Project menggelar konser merayakan 36 tahun berkarya dengan tajuk Aeternitas. Konser ini diselenggarakan pada 25 Oktober 2024 kemarin di Istora Senayan, Jakarta.

“Dalam rangka merayakan ulang tahun, kita rayakan di Istora. Kita merayakan dengan orang-orang yang mengikuti kami dengan yang sudah mendengarkan (KLa) dari pertama, kita sama-sama merayakan perayaan itu di 25 Oktober di Istora.

Lagu-lagu hits nya bersama KLa Project seperti Yogyakarta, Tak Bisa Ke Lain Hati, dan Belahan Jiwa juga masih dinanti-nanti oleh penggemar musik 1970 – 1990 an.
.
#KatonBagaskara | #NegeriDiAwan | #KlaProject
.
.
đź“° Sumber : Berbagai Sumber
📝 Repost : #urbandiginews

Berita Terkait

Raih Bonus Terbanyak, Martina Ayu Pakai Renovasi Rumah, Bantu Orang Tua, dan Investasi untuk Masa Depan
Megawati Hangestri Top Skor SEA Games 2025, Buktikan Diri Masih Bisa Menjadi Hitter Tertajam
Grass Park: Gelombang Baru dari Medan yang Menyatukan Kampus dan Panggung Indie
Cerpen “Senja Terakhir Bang Ojol”
Yessy Gusman Masuk Nominasi Anugerah Kartini 2025: “Terharu, Masih Diingat Setelah 50 Tahun Berkarya”
Widya Washinton Produseri Film “Kopi Manis Ibuku” Angkat Budaya dan Kopi Lampung ke Panggung Internasional
Tabrani Wartawan Pergerakan Pengusung Bahasa Indonesia
Gus Ipul: Toto Tenntrem Kerto Raharjo, Bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, Itu Pesan Prabowo !
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:53 WIB

Raih Bonus Terbanyak, Martina Ayu Pakai Renovasi Rumah, Bantu Orang Tua, dan Investasi untuk Masa Depan

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Megawati Hangestri Top Skor SEA Games 2025, Buktikan Diri Masih Bisa Menjadi Hitter Tertajam

Selasa, 18 November 2025 - 19:59 WIB

Grass Park: Gelombang Baru dari Medan yang Menyatukan Kampus dan Panggung Indie

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:50 WIB

Cerpen “Senja Terakhir Bang Ojol”

Kamis, 24 April 2025 - 17:17 WIB

Yessy Gusman Masuk Nominasi Anugerah Kartini 2025: “Terharu, Masih Diingat Setelah 50 Tahun Berkarya”

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB