urbandiginews.com – Generasi muda sebagai generasi penerus wajib peduli dengan lingkungan. Karena itu Komunitas Seabolga dan Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) bersama Forum Pohon Langka menggelar Sumut Young Leadership Accelerator (SOLA). Acara yang berlangsung di Hotel Finest Medan pada 15-17 November 2024 lalu memiliki fokus utama yaitu memberikan pelatihan kepada peserta terkait isu lingkungan.
SOLA merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan kepemimpinan pemuda di Sumatra Utara (Sumut) dalam menghadapi tantangan lingkungan dan konservasi agar menjadi inovatif yang berdampak positif untuk masyarakat luas. Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Nias, Tanjung Balai, dan Kota Medan. Sebelum mengikuti kegiatan peserta juga harus melewati serangkaian tes dan seleksi.
Pendiri Komunitas Seabolga, Yuli Efriani, mengatakan bahwa peserta mendapatkan kesempatan belajar langsung dari para pembicara ahli dan mentor yang akan membantu mereka merancang ide proyek yang akan dibuat.

Selama kegiatan, peserta diberikan materi seperti pengenalan diri dengan lingkungan, keterhubungan komunitas dengan alam, strategi koneksi untuk proyek lingkungan, hingga pelatihan membuat analisis SWOT. Pada hari terakhir, peserta diminta mempresentasikan ide proyek yang telah dirancang selama pelatihan.
Yuli juga menambahkan tujuan utama program ini adalah mendorong anak muda untuk berkontribusi dalam pelestarian Pulau Mursala.
“Dan nantinya Pulau Mursala akan menjadi tempat untuk implementasi ide kampanye mereka, baik flora, fauna, atau bahkan masyarakat sekitar yang tinggal di pulau tersebut,” jelasnya.
Yuli berharap SOLA dapat menjadi program berkelanjutan yang berdampak besar pada lingkungan, khususnya di Pulau Mursala. “Harapan saya kepada peserta SOLA semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyuarakan kembali pulau Mursala, kami juga berharap SOLA tidak hanya menjadi program sekali saja, tetapi akan terus berlanjut setiap tahunnya, dan menjadi program yang akan memberikan dampak yang besar bagi lingkungan khususnya di daerah pulau Mursala,” harapnya.
Penulis : Mila Audia Putri
Editor : Marah Bangun







