urbandiginews.com — Semangat berkarya dan mengabdi untuk budaya bangsa terus digaungkan oleh Himpunan Seniman Budayawan Indonesia (HSBI). Dalam rapat koordinasi yang digelar pada 19 Mei 2026, HSBI membahas rangkaian program strategis organisasi untuk periode Juni hingga Desember 2026 dengan fokus pada penguatan seni, budaya, sosial, dan edukasi kreatif.
Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi HSBI untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang kolaborasi lintas bidang seni sekaligus memperluas kontribusi budaya kepada masyarakat.
Sejumlah agenda besar pun resmi disiapkan. Pada Juni 2026, HSBI akan membuka rangkaian kegiatan melalui program sosial bertajuk HSBI Berbagi, yang ditujukan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian insan seni terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Memasuki Juli 2026, HSBI akan memperingati Hari Sastra dengan menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dan kolaborasi kreatif. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah penampilan seniman Uyung Mahagenta yang direncanakan tampil dalam kolaborasi pertunjukan seni budaya.
Nuansa nasionalisme akan semakin terasa pada Agustus 2026 melalui perhelatan seni budaya bertema kemerdekaan Indonesia. Berbagai penampilan dirancang untuk membangkitkan semangat cinta tanah air melalui karya seni dan ekspresi budaya.
Sementara itu, September 2026 menjadi bulan istimewa bagi HSBI karena organisasi ini akan memperingati Milad ke-70. Momentum tersebut akan menjadi ajang refleksi perjalanan panjang HSBI dalam menjaga eksistensi seni dan budaya Indonesia sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota.
Puncak semangat kebangsaan kembali dilanjutkan pada November 2026 lewat kegiatan peringatan Hari Pahlawan. Seluruh bidang dalam organisasi akan dilibatkan dalam pertunjukan seni kolaboratif yang mengangkat nilai perjuangan dan kebangsaan.
Tak hanya berfokus pada agenda seremonial, HSBI juga memastikan setiap kegiatan menjadi panggung bersama bagi seluruh bidang seni, mulai dari tari, fashion, sastra, musik, seni rupa, komedi, film dan sinetron, hingga teater. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperluas ruang ekspresi dan memperkuat ekosistem kreatif di bawah naungan HSBI.
Menariknya, HSBI juga tengah menyiapkan program HSBI Road to School, berupa diskusi dan pemutaran film ke sejumlah sekolah. Program ini dirancang untuk mendekatkan seni dan budaya kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai kreativitas sejak dini.
Dalam rapat tersebut, muncul pula usulan program HSBI Berqurban pada momentum Iduladha sebagai bentuk penguatan solidaritas sosial dan kebersamaan antaranggota organisasi.
Sebagai langkah awal pelaksanaan program, rapat turut membentuk panitia sementara untuk kegiatan Hari Sastra. Dalam susunan tersebut, Abrory dipercaya sebagai Ketua Penyelenggara dengan Budi Sumarno sebagai Wakil Ketua.
Posisi Sekretaris diamanahkan kepada Suzi Susilawati didampingi Sysca Sari Ananda sebagai Wakil Sekretaris. Sementara bidang keuangan akan dipimpin Kurniati sebagai Bendahara bersama Nova selaku Wakil Bendahara.
Melalui berbagai agenda yang telah dirancang, HSBI berharap dapat terus menjadi rumah besar bagi para pelaku seni budaya Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam membangun kreativitas, solidaritas, dan peradaban budaya bangsa.
Penulis : Budi Sumarno
Editor : Marah Bangun







