Kebakaran Dahsyat Landa Los Angeles, Kerugian Ditaksir Rp 2 Ribu Triliun

- Penulis

Senin, 13 Januari 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Kebakaran dahsyat melanda Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS). Api melalap banyak rumah dan memaksa para warganya mengungsi ke daerah yang lebih aman. Kerugian akibat bencana ini ditaksir hingga ribuan triliun.

Para analis memperkirakan kebakaran hutan di Los Angeles menyebabkan kerugian bagi California setidaknya US$ 135 miliar atau setara Rp 2,2 ribu triliun. Sementara itu, AccuWeather Inc memprediksikan kerugian dari kebakaran ini kemungkinan besar akan menimbulkan kerusakan dan kerugian ekonomi sebesar US$ 135 miliar hingga US$ 150 miliar.

“Kebakaran yang bergerak cepat dan didorong oleh angin ini telah menciptakan salah satu bencana kebakaran hutan yang paling merugikan dalam sejarah modern AS,” kata Kepala Meteorologi AccuWeather Jonathan Porter, melansir dari Euro News pada Sabtu (11/1/2025).

“Angin topan menyebabkan api membakar lingkungan yang dipenuhi rumah-rumah bernilai jutaan dolar. Kehancuran yang terjadi sungguh memilukan dan dampak ekonominya sangat besar. Sebagai gambaran, total kerusakan dan kerugian ekonomi akibat bencana kebakaran hutan ini dapat mencapai hampir 4% dari PDB tahunan negara bagian California,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Media untuk Beradaptasi di Era Digital, Telkom Ajak Media untuk Eksplorasi Penggunaan AI

Sementara itu, para pejabat setempat mengatakan lebih dari 1.000 bangunan, sebagian besar rumah, hancur akibat kebakaran. Sementara sekitar 130.000 orang masih berada dalam perintah evakuasi ke wilayah metropolitan. Angka ini terus berubah seiring kebakaran yang masih terus terjadi.

AccuWeather mengatakan kebakaran terparah terjadi di wilayah Santa Monica hingga Malibu, berdampak pada beberapa properti termahal di negara tersebut. Di sana nilai rumah rata-rata lebih dari US$ 2 juta atau setara Rp 32,6 miliar.

“Di masa mendatang akan ada risiko yang signifikan bagi penduduk, rumah dan bisnis mereka, serta dampak negatif terhadap pariwisata dan kesehatan, akibat menghirup asap dan kerusakan akibat asap pada bangunan yang tidak hancur,” tambah Porter.

Baca Juga :  "Pengepungan di Bukit Duri: Kolaborasi Internasional, Aksi Memukau, dan Kritik Sosial yang Menggigit"

Perkiraan ini masih bersifat awal, karena api terus menyebar dan dampak terus terjadi. Beberapa daerah juga belum melaporkan informasi mengenai kerusakan, cedera, dan dampak lainnya.

“Besarnya kerusakan menunjukkan adanya proses pemulihan yang panjang dan menantang yang memerlukan upaya kolektif masyarakat dan dukungan dari pihak berwenang. Banyak penduduk di Pacific Palisades melaporkan bahwa mereka tidak memiliki asuransi properti karena perusahaan asuransi tidak lagi memberikan perlindungan untuk real estat di area dengan harga tinggi dan berisiko tinggi,” kata AccuWeather dalam siaran persnya.

Lebih lanjut, jika kebakaran terus menyebar dengan cepat ke lingkungan padat penduduk, ribuan bangunan tambahan yang sangat mahal juga akan berisiko terbakar, yang dapat mengakibatkan perkiraan total kerusakan dan total kerugian ekonomi naik secara signifikan.

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB