Lindungi Data dan Potensi Gangguan, Telkom Akses Terapkan Sistem Keamanan Berlapis

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang andal dalam pelayanan pembangunan dan pengelolaan jaringan, serta juga tangguh dalam menghadapi tantangan keamanan digital.

urbandiginews.com – Pada era digital yang semakin kompleks dan penuh tantangan, penguatan keamanan siber menjadi hal yang wajib diperhatikan. Tak hanya sisi eksternal, namun dari sisi internal juga perlu dilakukan pengamanan. Hal ini mengingat tantangan keamanan digital dapat datang dari berbagai arah, termasuk celah kecil pada perangkat kerja sehari-hari. Penguatan keamanan digital sudah menjadi keharusan, terlebih bagi perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi dan infrastruktur digital. Sejalan dengan tantangan tersebut, PT Telkom Akses, yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), sebagai salah satu penyedia layanan infrastruktur jaringan terbesar di Indonesia, memulai tahap baru dalam penguatan keamanan digital internal, dengan pendekatan menyeluruh untuk melindungi perangkat kerja dan data.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang tidak hanya andal dalam pelayanan pembangunan dan pengelolaan jaringan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan keamanan digital. Dengan cakupan operasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Telkom Akses memproses data berkapasitas besar setiap harinya, baik untuk operasional, aktivitas internal, maupun komunikasi dengan mitra. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk membangun pertahanan digital dari titik paling mendasar, yaitu perangkat karyawan.

Langkah konkret ini dimulai sejak awal Mei 2025 oleh unit Information Technology Telkom Akses. Melalui program ini, seluruh perangkat kerja dilengkapi sistem keamanan endpoint yang dirancang untuk mencegah serangan malware, ancaman siber dinamis, dan potensi kebocoran data dari sisi pengguna. Proses instalasi sistem ini dijadwalkan selesai pada akhir Agustus 2025.

Baca Juga :  Telkom Dukung Restorasi Pesisir Lombok Utara Lewat Penanaman 10.000 Bibit Mangrove

Sistem keamanan ini telah banyak diadopsi oleh perusahaan multinasional dan lembaga strategis. Teknologi ini meliputi perlindungan real-time terhadap malware, fungsi deteksi berbasis perilaku pengguna dan sistem data loss prevention (DLP) yang mampu mengidentifikasi dan mencegah upaya pengungkapan data secara tidak sah dari perangkat kerja. Fitur tersebut memungkinkan Unit Information Technology Telkom Akses melakukan pemantauan terpusat dan memberikan notifikasi instan jika ditemukan indikasi potensi pelanggaran.

Inisiatif ini tidak hanya instalasi perangkat lunak sistem keamanan saja, namun turut mencerminkan perubahan dalam pendekatan keamanan informasi di Telkom Akses ke arah preventif. Penguatan sistem keamanan tidak hanya bertujuan untuk menghadapi insiden keamanan yang berpotensi terjadi, melainkan turut membangun budaya kerja digital yang mengedepankan kesadaran risiko.

Sistem keamanan tambahan ini menjadi lapisan baru yang menyempurnakan tata kelola keamanan informasi yang selama ini berjalan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kepatuhan terhadap regulasi, terutama dalam pelaksanaan amanat Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Pada saat yang bersamaan, Telkom Akses juga mengembangkan program pelatihan dan edukasi keamanan digital bagi seluruh karyawan. Program tersebut bertujuan untuk memperkenalkan praktik terbaik dalam menjaga keamanan informasi, mengenali tanda-tanda threat atau ancaman, serta membangun tanggung jawab terhadap pelindungan data. Melalui pendekatan ini, Telkom Akses menempatkan manusia dan teknologi sebagai dua faktor utama sistem keamanan.

Baca Juga :  Yayasan Al-Muhajirien Gandeng Telkom Regional II, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Digital di Era Modern

Implementasi penguatan sistem dan pelatihan ini menegaskan posisi Telkom Akses sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada pembangunan dan pengelolaan jaringan fisik, tetapi juga tetap memperhatikan tata kelola dan keamanan informasi secara menyeluruh. Telkom Akses menyadari perangkat kerja karyawan adalah titik penting yang harus dilindungi dalam lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi. Penguatan ini menegaskan bahwa Telkom Akses sadar bahwa ketahanan digital bukan hanya urusan infrastruktur besar, melainkan dimulai dari unit terkecil dalam organisasi, yaitu perangkat kerja dan perilaku penggunanya.

Pada sisi operasional, implementasi sistem keamanan endpoint ini juga memberikan efisiensi jangka panjang. Deteksi dini terhadap potensi ancaman dan kebocoran data, membantu meminimalkan risiko downtime, gangguan sistem, dan kerugian finansial serta reputasi akibat insiden keamanan digital. Pemantauan terpusat memungkinkan intervensi cepat, penyesuaian kebijakan perangkat, dan peningkatan respons insiden secara signifikan.

Melalui pelaksanaan langkah strategis ini, Telkom Akses menunjukan komitmennya sebagai perusahaan yang progresif, adaptif, dan patuh terhadap regulasi serta ekspektasi keamanan dari pemangku kepentingan. Inisiatif ini juga menjadi refleksi bahwa keamanan informasi bukan lagi sekadar tanggung jawab sebuah unit tertentu, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis dan reputasi perusahaan secara menyeluruh.

#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:50 WIB

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Guru-guru Sulawesi Beradu Inovasi STEM di Teacher Tech Championship 2026, Karyanya Bikin Kagum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Berita Terbaru