Mahasiswa USU Bangun Organisasi Peduli Sesama Bernama INBI

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Peduli terhadap sesama merupakan hal yang perlu dilakukan. Tak sedikit dari kita diajarkan untuk memberikan rasa kepedulian terhadap sesama. Akan tetapi, tak semua insan memiliki kemampuan dalam menunjukkan atau mengimplementasikan  kepeduliannya ke dalam bentuk tindakan.

Raihan Jero Tampubolon, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan rasa pedulinya melalui kegiatan-kegiatan sederhana. Ia dengan teman mahasiswa FISIP USU yang lain, yaitu Abdil Azis Nasution, mendirikan suatu organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial.

Jero mengaku bahwa organisasi yang ia dirikan bersama Azis, bermula dari proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) bertema Pendidikan Berkualitas yang mereka ambil. Berawal dari proyek tersebut, mereka berinisiatif untuk melanjutkannya menjadi sebuah organisasi yang diberi nama Insan Nasional Bestari Indonesia (INBI).

Jero dan Azis membangun INBI untuk mengemas rasa peduli mereka. Kepedulian yang mereka kemas di INBI berbentuk akses belajar gratis kepada anak-anak panti. Jero sendiri mengungkapkan bahwa kepedulian itu sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang paling sederhana.

“Menurut aku, menyalurkan kepedulian itu bisa dilakukan dengan cara apa saja, bahkan sederhananya kita cukup tidak merugikan orang lain, itu udah termasuk penyaluran kepedulian terhadap sesama,” ucapnya.

Baca Juga :  Perkuat Digitalisasi Pendidikan Indonesia, Pijar Sukses Fasilitasi Ujian bagi Lebih Dari 408.000 Siswa di 29 Provinsi

INBI sendiri menjadi jembatan untuk anak-anak muda di Medan yang berkeinginan untuk mengemas rasa peduli mereka dan mengimplementasikannya.

“Membangun INBI adalah caraku dan teman-teman dekatku bisa menyalurkan kepeduliannya terhadap sesama,” ujar Jero.

Adanya INBI menjadi harapan baru untuk anak-anak lain yang kurang memiliki akses dalam pendidikan. INBI kerap mengadakan program-program yang diharap dapat membantu sesama, seperti Bimbel Panti dan Sosial Aksi Nurani Bestari (Sanubari).

Di Bimbel Panti sendiri, para anggota INBI menyebarkan sebuah ilmu sederhana yang mereka miliki. Rasa peduli mereka berupa ilmu yang mereka beri. Adanya Bimbel Panti tak hanya untuk membuat anak-anak panti semakin berpengetahuan, tetapi juga untuk membersamai mereka, bahwa semua makhluk di muka bumi sama.

“Kita peduli dengan semangat mereka karena kita tahu mereka tidak seberuntung kita. Dengan kita hadir membersamai mereka, canda tawa akan senantiasa keluar dari dalam diri mereka. Kita mendekatkan diri kepada mereka karena kita ingin memberitahu mereka bahwa kita dan mereka itu sama, punya semangat dan masa depan yang cerah. Bimbel panti niatnya bukan hanya membuat mereka semakin berpengetahuan, tetapi juga menjadi sosok bestari yang sesungguhnya,” ungkap Jero berempati.

Baca Juga :  KURASI 2.0 UNITAS UNINDRA: Membangun Branding Marketing Melalui Platform Digital

Organisasi yang mengemas rasa peduli ini tidak hanya dilakukan untuk eksternal, melainkan juga di internal INBI sendiri. Jero sebagai Presiden INBI menyatakan bahwa sebelum menyalurkan rasa kepeduliannya terhadap orang lain, menunjukkan rasa peduli terhadap anggota INBI merupakan hal yang harus dilakukan.

“Sebelum kita menyalurkan kepedulian kepada khalayak luas, kita harus bisa menunjukkan kalau kita harus peduli terhadap sesama anggota INBI terlebih dahulu. Kemudian, kita bisa membuat program-program untuk menyalurkan kepedulian kepada khalayak luas, seperti program Bimbel Panti dengan anak-anak panti asuhan dan Sanubari yang merupakan kegiatan aksi sosial, seperti pengadaan open donasi dan bantuan lainnya,” jelas Jero.

Adanya INBI menjadi bukti bahwa rasa peduli dapat diimplementasikan dengan cara sederhana. INBI yang masih berusia satu tahun ini diharap dapat menjadi motivasi untuk anak-anak muda lainnya agar senantiasa menyebarkan jaringan peduli terhadap siapa pun dan di mana pun.

Berita Terkait

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Bali Tech Week 2026: Menkomdigi Tinjau Kesiapan Data Center AI NeutraDC
Danantara Indonesia Rampungkan Akuisisi Aset Perhotelan di Makkah, Dorong Pengembangan Ekosistem Layanan Jemaah dalam Jangka Panjang
Ubah Sampah Jadi Manfaat, Amerta Gelar Kampanye Trashformer di FISIP USU
Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Bali Tech Week 2026: Menkomdigi Tinjau Kesiapan Data Center AI NeutraDC

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Danantara Indonesia Rampungkan Akuisisi Aset Perhotelan di Makkah, Dorong Pengembangan Ekosistem Layanan Jemaah dalam Jangka Panjang

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB