Menaker Yassierli Akan Gandeng Mitra Industri dan Pemda untuk Memperbanyak Naker Fest

- Penulis

Minggu, 1 Desember 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, urbandiginews.com – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai gelaran Naker Fest cukup efektif untuk mengkolaborasikan pemerintah dan mitra usaha/industri dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan.

Rencananya ia akan terus memasifkan pelaksanaan Naker Fest dengan menggandeng dunia usaha/dunia industri serta pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Yassierli yang turut didampingi Wamenaker Immanuel Ebenezer saat membuka Naker Fest 2024 di BBPVP Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2024).

“Dalam rencana Kemnaker kita akan melaksanakan Naker Fest secara rutin. Dan saya yakin ini menjadi peluang bagi mitra perusahaan dan pemda dengan Kemnaker untuk hadir duduk bersama. Bagaimana ke depan kita bersama-sama menyinergikan program kesempatan kerja, mengefektifkan program skilling, dan itu butuh support bapak/ibu semua,” kata Yassierli.

Yassierli mengatakan, Naker Fest diselenggarakan sebagai platform kolaborasi dan inspirasi, dengan tujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan; meningkatkan kesadaran akan pentingnya transformasi ketenagakerjaan di era digitalisasi dan transisi energi; serta memberikan ruang bagi inovasi, kreativitas, dan pemberdayaan tenaga kerja, khususnya generasi muda.

Baca Juga :  Hadirkan Solusi Keamanan Digital dan Kota Cerdas di Indonesia, Telkom Jalin Kemitraan Strategis dengan Thales

Yassierli menilai, pelaksanaan Naker Fest dapat menjadi short term setrategi penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan yang berkaitan dengan masalah-masalah sektor ekonomi lainnya.

“Jadi Naker Fest dihadirkan sebagai titik temu dan diharapkan bagaimana kita merangkul industri, kita integrasikan program-programnya, ditambah support dari pemda,” katanya.

Selain masifikasi kolaborasi kerja melalui Naker Fest, kolaborasi Kemnaker dengan mitra industri dan pemda juga diperlukan untuk menghadapi 3 peluang sektor ketenagakerjaan yang akan membutuhkan banyak keterampilan.

Pertama, sektor pariwisata yang diprediksi akan terus berkembang, di mana sektor ini membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan hospitality.

“Pemerintah telah menargetkan sekian banyak program yang membutuhkan keterampilan hospitality. Adapun salah satu skill yang dibutuhkan dalam hospitality ini adalah bahasa asing,” katanya.

Baca Juga :  Telkom Hadirkan Bigsocial Berbasis AI dan Big Data Bantu KPPPA Dalam Melakukan Analisis Sentimen Isu Terhadap Perempuan

Kedua, sektor digital yang akan membuka peluang cukup besar untuk digital talent, baik yang bersifat hight skill maupun low skill.

Ketiga, sektor pertanian, di mana sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pada beberapa kesempatan pak Presiden Prabowo menyampaikan kita harus mandiri pangan. Mandiri pangan artinya kita harus mampu menyiapkan supply pangan sendiri, itu membutuhkan banyak tenaga kerja, dengan catatan tenaga kerja yang menguasai teknologi pertanian,” ujarnya.

Naker Fest 2024 di BBPVP Semarang pada 30 November s.d 1 Desember 2024. Kegiatan ini mencakup bursa kerja atau Job Fair yang menghadirkan 28 ribu lowongan kerja.

Dalam pembukaan Naker Fest 2024 di Semarang juga dilakukan penandatanganan MoU antara Kemnaker dengan 18 Mitra Industri.

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB