Menkomdigi memblokir 1.361 kata kunci di Google dan 7.252 kata kunci di Meta yang terduga Judi Online

- Penulis

Kamis, 21 November 2024 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

urbandiginews.com – Pemerintah melalui desk pemberantasan judi online akan bekerja sama dengan platform-platform teknologi dan penyelenggara jasa internet untuk melakukan pemblokiran situs terkait judi online. Mengenai kerja sama dengan platform digital, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, menyebutkan sejauh ini kementeriannya tidak mungkin melakukan pemantauan sendiri terkait situs-situs judi online dan rekening yang disalahgunakan untuk judi online.

“Kemkomdigi tidak mungkin bisa melakukan sendiri pemantauan dan ini akan sangat membantu jika teman-teman juga mengirimkan aduan,” kata Meutya Hafid di kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Meutya mengungkap, saat ini pihaknya mendapatkan permintaan dari Menko Polhukam untuk men-take down sejumlah akun Instagram yang dianggap mempromosikan kegiatan judi online. Akun-akun Instagram tersebut terdiri dari akun besar dengan ratusan ribu pengikut hingga akun kecil yang hanya punya ribuan followers. Dalam kesempatan konferensi pers ini, Meutya melampirkan sejumlah akun Instagram yang sudah di-takedown.

Meutya mengungkap, sepanjang 4-20 November 2024, pihaknya mendapatkan laporan mengenai keyword terkait judi online yang masih bisa dibuka. Oleh karenanya, Komdigi pun melakukan pemblokiran terkait keyword-keyword ini.

Baca Juga :  Langkah Strategis Telkom Tingkatkan Market Share B2B ICT di Indonesia

“Dari 4 sampai 20 November, ini usia dari desk pemberantasan judi online, sekitar 1.361 kata kunci di Google dan 7.252 kata kunci di Meta yang diblokir,” kata Meutya.

Ia mengatakan, pemblokiran keyword ini tak bisa secepat yang diinginka, pasalnya Komdigi tak bisa menghapus keyword-keywor ini sendirian.

“Sebagaimana disampaikan oleh Pak Menko, kami tidak bisa sendiri menghapus keywordnya. Kami sudah bersurat ke Google. Kami juga sudah bersurat ke TikTok. Kami juga sudah bersurat ke Meta. Untuk bekerja sama menghapus keyword-keyword tersebut,” tutur Meutya memberikan penjelasan.

Meski sudah bersurat ke Google dan Meta untuk meminta penghapusan kata kunci yang terkait judi online, Meutya menjelaskan perusahaan-perusahaan ini mengikuti guideline masing-masing dalam menghapus konten tertentu di platformnya.

“Mereka mengukuti guidelines dari perusahaannya masing-masing. Ini yang sedang kami dorong, minta untuk mereka ikuti hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Meutya.

Pasalnya menurut Meutya, kegiatan judi online mungkin tak melanggar aturan di negara lain. Sementara di Indonesia judi online adalah kegiatan yang langgar aturan hukum. Jadi, platform digital yang beroperasi di Indonesia harus mengikuti aturan pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Menteri Komdigi Ajak Ibu Rumah Tangga dan Generasi Muda Jadi Relawan Literasi Digital untuk Perangi Judi Online

“Kalau memang pencarian tentang keyword (terkait judi online) itu dibuka dari Indonesia, kami minta (kepada platform digital) untuk tidak dimunculkan keyword-nya,” ujar Meutya.

Sebagai menteri yang memimpin Komdigi, dirinya akan lebih giat berkomunikasi dengan perusahaan teknologi, operator seluler, hingga penyedia layanan internet (ISP) untuk memblokir konten atau keyword terkait judi online di platform.

” kami tugaskan Dirjen Aptika untuk bertemu dengan perusahaan-perusahaan tersebut. Dari kami singkatnya itu,” kata dia.

Tak hanya Google dan Meta, Meutya mengaku akan berkomunikasi dengan X alias Twitter untuk menangani konten terkait judi online di platform tersebut. Saat ini, dari 4-19 November 2024, konten judi online yang ditemui di X sebanyak 691 konten.

“kami siap berhadapan jika digugat, kami akan menjelaskan kenapa situs-situs ini kami sinyalir terkait dengan kegiatan judi online,” kata Meutya Hafid.

 

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB