Merah Putih Memanggil Gen Z: “Indonesia Emas atau Cemas” – Menggugah Kesadaran Generasi Muda untuk Masa Depan Bangsa

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com, Jakarta, 30 November 2024 – Dalam upaya untuk menggugah kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap sejarah dan peradaban bangsa, sebagian kepengurusan TPSS dan Ikatan Alumni Taplai Multikultural Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) RI tahun 2024, yang dipimpin oleh Didi Riyadi (Ketua), M. Yunus (Wakil Ketua), Meinar Dwi Yantie (Sekretaris), Nanda Habiburahman (Bendahara), Joe Siregar (Anggota), dan Muhammad Hanif (Anggota), telah sukses menggelar talkshow bertajuk “Merah Putih Memanggil Gen Z: Indonesia Emas atau Cemas”. Acara ini berlangsung di Super Cafe Sunday, lantai 2, Jakarta Selatan.

Talkshow ini dirancang dalam format seminar santai yang memberikan ruang bagi peserta untuk saling berbagi informasi dan insight menarik mengenai sejarah Indonesia. Dengan semangat kebangsaan yang menggebu-gebu, acara ini bertujuan untuk menyegarkan kembali ingatan generasi muda tentang perjuangan para tokoh penting yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan dan masa depan Indonesia.


“Acara ini bukan hanya sekadar diskusi, tetapi juga merupakan panggilan bagi generasi muda untuk memahami bahwa apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari pengorbanan banyak tokoh yang tulus berjuang untuk bangsa ini,” ungkap Didi Riyadi dalam wawancara dengan Humaniora.id. “Kami berharap acara ini bukan yang pertama dan terakhir. Kami ingin menjadikan ini sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan Gen Z.”

Baca Juga :  Pastikan Internet Pendidikan Merata, Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil

Dalam suasana interaktif, para peserta diajak untuk merenungkan tantangan yang dihadapi oleh bangsa saat ini. “Kita tidak bisa menutup mata terhadap realitas sosial yang ada. Banyak isu yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah saat ini,” tegas Didi Riyadi. “Kami ingin menjadi counter-back dari narasi optimis yang sering kali tidak mencerminkan kenyataan.”

Generasi Z, sebagai penerus bangsa, diharapkan dapat lebih peduli terhadap isu-isu sosial dan sejarah negara mereka. “Kami merasa terpanggil untuk mendidik Gen Z agar mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga kritikus yang mampu melihat realitas dengan jernih,” tambah M. Yunus.

Acara ini juga menyoroti pentingnya pengetahuan sejarah bagi generasi muda. “Jika kita tidak mengajarkan mereka tentang sejarah perjuangan bangsa, maka pengetahuan itu akan hilang begitu saja,” kata Joe Siregar. “Kita harus memastikan bahwa mereka tahu siapa Presiden pertama Republik Indonesia dan apa saja gejolak serta pergerakan penting dalam sejarah kita.”

Baca Juga :  BRI Jadi Sponsor Utama Liga Kompas U-14, Wujud Nyata Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Muda


Sosok Anak Muda dengan lulusan termuda di Ikatan Alumni Taplai Multikultural Lemhannas  Tahun 2024 yang baru berusia 18 Tahun Muhammad Hanif juga Memberikan Tanggapan dan Keresahannya.

Dengan adanya akses informasi melalui media sosial dan internet, perhatian Gen Z Seperti dirinya sering kali teralihkan oleh hiburan semata. “Saya berharap Gen Z mau membuka hati dan pikiran mereka untuk terus belajar,” ujar Muhammad Hanif. “Waktunya jangan hanya tersita untuk bermain sosial media, buat konten yang tidak bermanfaat, tidak peduli dengan lingkungan, Kurangnya sosialisasi terhadap sesama manusia; mari kita tingkatkan kualitas diri agar bisa berkontribusi dalam membangun bangsa.”

Acara “Merah Putih Memanggil Gen Z: Indonesia Emas atau Cemas” diharapkan dapat menjadi titik awal bagi gerakan berkelanjutan dalam mendidik generasi muda tentang pentingnya sejarah dan peradaban bangsa. Dengan semangat Pancasila Satset, tim penyelenggara berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program edukatif demi menciptakan generasi penerus yang lebih sadar akan tanggung jawab mereka terhadap masa depan Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini atau kegiatan lainnya, silakan hubungi di IG: @timpancasilasatset

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB