Nyadran Gunung 2024 – Merayakan Warisan Budaya Tak Benda

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

urbandiginews – Nyadran Gunung setahun sekali di Jumat Kliwon, Jumadil Awal di hutan Larangan, lereng Gunung Rogokusumo, desa Silurah Wonotunggal Batang. Bermula dari wabah (pagebluk) di masa silam, ritual nyadran gunung diadakan dengan syarat wedus kendit atau kebo bule dan tarian Ronggeng dalam iringan tujuh lagu gamelan.

Jejak arkeologis Punden Berundak desa Silurah menegaskan orientasi spiritualitas pada gunung telah hidup sejak masa pre-historic (megalitikum). Nyadran Gunung masih terus terjaga sebagai living tradition, manifestasi keterhubungan dengan leluhur dan kesatuan alam gunung.

Di tahun 2024 ini Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI telah mengesahkan Nyadran Gunung Silurah sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Sejak 2019 demi pelestarian tradisi Nyadran Gunung Silurah, terutama pada generasi masa kini, diadakan rangkaian acara seni budaya selama beberapa hari menjelang Nyadran Gunung. Rangkaian ‘acara satelit’ dalam karakter festival rakyat ini mengangkat potensi lokal yang ada di desa Silurah, baik alam, seni budaya dan kearkeologisan (kesejarahan).

Baca Juga :  Ekonomi Kreatif Dukung Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025: Masjid sebagai Pusat Seni, Inklusi, dan Inovasi

Rangkaian acara seni budaya menjadi ‘dialog’; antar seni tradisional dan kontemporer; antar seniman, budayawan dan masyarakat; serta kolaborasi seni budaya secara langsung dengan masyarakat Silurah.

Puncak rangkaian acara seni budaya adalah prosesi ritual Nyadran Gunung. Semua yang hadir dan terlibat sejak awal, melebur bersama masyarakat Silurah, hikmat dan menghormati tradisi Nyadran Gunung.

Nyadran Gunung Silurah 2024 akan berlangsung di 29 November (dua hari setelah pemilu Pilkada). Bila di tahun-tahun sebelumnya rangkaian acara seni budaya diadakan sebelum Nyadran Gunung, di 2024 ini sebelum dan sesudah Nyadran Gunung (28-30 November 2024).

Baca Juga :  Kolaborasi STAI Situbondo dalam Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025

Rangkaian acara seni budaya yang menjadi satu kesatuan dengan Nyadran Gunung ini diadakan mengingat bahwa Nyadran Gunung tahun ini adalah dengan hewan kurban kebo bule (tahun ketujuh / setelah 7 tahun dengan wedus kendit). Sekaligus menjadi syukuran atas telah ditetapkannya Nyadran Gunung sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Demikian event Nyadran Gunung 2024 bertajuk “Merayakan Warisan Budaya Tak Benda”.

Buat dulurs semuanya yang ingin tahu lebih mendalam apa itu “Nyadran Gunung Silurah” yang tahun ini telah resmi ditetapkan Kementerian Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia 2024 dan akan kita rayakan bersama di event Nyadran Gunung Silurah 2024, 28-30 November besok ini bisa menyimaknya di video dokumenter ini. Rahayu.

Penulis : MJA Nashir

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : https://youtu.be/k36uX48EKhI?si=UvBZlwUllQVZacr8

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB