Pos Indonesia Benahi Kinerja Lewat Tiga Program Pemulihan, Layanan Dipastikan Tetap Normal

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND mengakui kondisi bisnis perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan berat, terutama di segmen kurir dan logistik yang persaingannya kian ketat. Corporate Secretary PosIND Iwan Gunawan mengatakan, perseroan tidak menutup mata terhadap situasi tersebut. Karena itu, sejak awal 2026 Pos Indonesia menjalankan pembenahan menyeluruh (program recovery) sesuai arahan Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara.

Corporate Secretary PosIND, Iwan Gunawan menjelaskan sebagaimana dilansir dari media Kontan, Minggu (18/10/2026), “Kami berfokus pada tiga hal sebagai program pemulihan, yaitu penguatan tata kelola bisnis dan transparansi keuangan, efisiensi biaya operasional, serta penataan ulang model bisnis untuk mendukung transformasi perusahaan.”

Baca Juga :  Pertamina Group Siaga Layani Masyarakat Saat Nataru 2024-2025

Menurut dia, di tengah proses pembenahan tersebut, perusahaan memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu. “Yang paling utama, kami memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal,” tegas Iwan.

Soal suntikan modal Danantara
Terkait kemungkinan penyertaan modal dari Danantara, Iwan menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemegang saham. Ia menyebutkan, prioritas perusahaan saat ini adalah membenahi fundamental dari dalam, mulai dari memperbaiki struktur biaya, mengoptimalkan aset, hingga mendorong pendapatan dari bisnis inti.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan Danantara dan BP BUMN mengenai langkah-langkah penyehatan, termasuk berbagai skema dukungan yang paling tepat bagi perusahaan,” jelas Iwan.

Baca Juga :  Voice Automation Antares Eazy: Solusi Otomasi Pintar di Rumah dan Tempat Usaha.

Andalkan jaringan hingga pelosok
Meski tengah menghadapi tekanan, Pos Indonesia menilai pasar logistik nasional masih besar dan terus tumbuh, khususnya untuk pengiriman ke wilayah yang belum banyak dijangkau pemain lain.

Ke depan, sambung Iwan, perseroan akan memaksimalkan keunggulan jaringan yang menjangkau seluruh Indonesia. Pos Indonesia juga akan memperkuat layanan business to business (B2B) dan distribusi untuk pemerintah serta sinergi BUMN. Selain itu, perusahaan akan meningkatkan efisiensi operasional melalui digitalisasi.

“Kami optimistis, dengan transformasi yang konsisten, kinerja perusahaan dapat berangsur pulih dalam tempo yang tidak terlalu lama,” pungkas Iwan.

Penulis : Redaksi

Editor : SR

Sumber Berita : rilis media Kontan

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB