PT. Telkom Infrastruktur dan MyRepublic Jalin MoU untuk Akses Internet Berkualitas di Indonesia

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic) penyedia layanan internet fiber resmi menjalin kerja sama strategis untuk layanan Fiber to The Home (FTTH).

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama TIF I Ketut Budi Utama dan Chief Executive Officer MyRepublic Timotius Max Sulaiman, bertempat di Telkom Landmark Tower.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi infrastruktur FTTH milik TIF dalam mendukung layanan MyRepublic.

Sinergi ini memperkuat komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan konektivitas internet berkualitas tinggi yang menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.

Direktur Utama TIF I Ketut Budi Utama mengatakan, kerja sama dengan MyRepublic ini merupakan bentuk kolaborasi pelaku industri telekomunikasi dalam penyediaan layanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.

“Di mana hal ini sejalan dengan Visi, Misi, dan Tujuan Perusahaan. Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi TIF dalam melakukan ekspansi bisnis telekomunikasi di Indonesia, serta mendukung agenda nasional dalam penguatan bisnis wholesale digital infrastructure dan percepatan transformasi digital,” kata I Ketut Budi, Jumat (20/12/2024).

Baca Juga :  Telkom Antares Eazy Hadirkan Fitur Fire & Smoke Detection berbasis AI

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer MyRepublic Timotius Max Sulaiman menyampaikan, kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan MyRepublic di Indonesia.

“Sesuai dengan visi kami sebagai ‘Pride of Indonesia,’ kami berkomitmen menyediakan layanan internet terbaik sebagai solusi digital untuk mendukung aktivitas masyarakat, sekaligus produktivitas di berbagai sektor,” tambah Timotius Max Sulaiman.

I Ketut Budi juga menambahkan bahwa dengan dimulainya fase komersialisasi TIF, diyakini akan menciptakan value baru dalam penyediaan layanan konektivitas yang lebih efisien dan berkualitas, serta dapat digunakan bersama oleh pihak lain (network sharing).

“Sehingga memungkinkan bagi pelanggan TIF untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi tanpa perlu membangun infrastruktur jaringan sendiri,” jelas Ketut Budi.

Setelah berhasil melewati tahap operasional yang ditandai dengan kesuksesan mengoperasikan infrastruktur jaringan TelkomGroup secara end-to-end melalui mekanisme Managed Service Agreement (MSA) sejak Agustus 2024.

Saat ini TIF berfokus pada penawaran pelanggan segmen wholesale. Ke depannya, TIF siap menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak melalui berbagai kerja sama, seperti Kerja Sama Operasi, Kerja Sama Usaha, dan kolaborasi lainnya yang mendukung pengembangan bisnis di sektor infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga :  Liburan Nataru 2024 : Telkom Siap Antisipasi Lonjakan Trafik Internet

TIF dan MyRepublic optimistis bahwa kolaborasi strategis ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang modern dan inklusif, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk membangun masa depan yang lebih terhubung.

Kedua perusahaan berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Turut hadir Chief Technology Officer MyRepublic Hendra Gunawan, Direktur Sales MyRepublic Edward Anwar, Direktur Finance, Risk, and Human Capital Management TIF Setio Nuranto, Direktur Planning and Operations TIF Suharyoto, EVP Divisi Wholesale Service Telkom Muhammad Rofik, dan EVP Business Parenting & Risk Management Telkom Ervia Tissyaraksita Devi.

Dalam kesepakatan tersebut, TIF berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur FTTH dengan varian bandwidth hingga 500 Mbps.

Selain itu, Komitmen nyata TIF dalam mendukung konektivitas fiber nasional dibuktikan dengan telah diperolehnya dasar perizinan TIF, yaitu Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Paket Switched dan Penyelenggaraan Jaringan Tetap Tertutup Media FO Terestial.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB