urbandiginews.com – Merujuk hasil quick count atau hitung cepat, dominasi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selama 20 tahun dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Depok 2024, tumbang.
Di Jawa Tengah, Hasil hitung cepat atau quick count Litbang Kompas untuk Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024 telah dirilis, Rabu (27/11/2024) sore, dengan jumlah suara yang sudah masuk 78 persen.
Berdasarkan data yang telah diperbaharuhi pukul 15.42 WIB, Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Jateng nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen unggul dari pasangan Cagub-Cawagub Jateng nomor urut 1 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.
Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin mendapatkan suara 59,41 persen. Sementara pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh 40,59 persen.
Lembaga Survei Voxpol Center melaporkan, dalam Pilwalkot Depok, pasangan calon nomor urut 2 Supian-Chandra meraih 53,19% Sementara itu, paslon nomor urut 1, Imam-Ririn yang salah satunya diusung PKS mencatat persentase 46,81%. Namun
Supian-Chandra diusung 12 partai, Gerindra, PDIP, Demokrat, PKB, PAN, PPP, Nasdem, Partai Buruh, Partai Ummat, Perindo, Gelora, PSI, Gelora bernama ‘Koalisi Depok Maju’. Sementara Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Depok nomor urut 1 Imam-Ririn diusung oleh PKS dan Partai Golkar
Namun, di Jakarta hasil quickcount Charta Politika pada pukul 19.52 WIB, pasangan Cagub-Cawagub nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono meraih suara mencapai 39,25 persen. Kemudian untuk pasangan Cagub-Cawagub nomor 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,60 persen. Dan pasangan Cagub-Cawagub nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno memperoleh 50,15 persen.
KIM Plus Dominasi Pilkada
Koalisi Indonesia Maju plus atau KIM plus mendominasi perolehan kemenangan di Pilkada 2024 berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Capaian ini diperkirakan bakal berdampak positif pada hubungan pemerintah daerah dengan pusat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Merujuk hasil hitung cepat Litbang Kompas, pasangan yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendominasi kemenangan di Pulau Jawa. Di antaranya, Jawa Barat lewat pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, Jawa Tengah lewat Ahmad Luthfi-Taj Yasin, dan Jawa Timur lewat Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.
Selain itu, Pilgub Banten, pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah juga unggul dari pasangan Airin Rachmi Diany. Adapun Andra-Dimyati diusung mayoritas partai politik anggota KIM, kecuali Partai Golkar. Sebab, Golkar mengusung Airin bersama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
KIM merupakan koalisi partai politik pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024. Setelah menang, KIM membesar menjadi KIM plus yang berisi partai pendukung pemerintah dan pengusung RK-Suswono di Pilkada Jakarta. Secara spesifik, gerbong besar itu terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan partai nonparlemen lainnya.
Penulis : Coki Dasopang
Editor : Marah Bangun







