Telkom Indonesia Sukses Gelar Indigo MedMatch 2024, Kumpulkan Pemangku Kepentingan Ekosistem Startup Healthtech Indonesia

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – Indonesia merupakan salah satu pasar healthtech dengan potensi besar di Asia Tenggara. Namun, perkembangan ekosistem ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti regulasi, adaptasi teknologi, dan pemenuhan kebutuhan pasar.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui program Indigo menggelar acara Indigo Medmatch bertema “Let’s Talk About Healthtech in 2045”, yang mengupas pandangan tentang pengembangan ekosistem healthtech yang ideal untuk Indonesia di masa depan. Acara ini terdiri dari dua agenda utama yaitu talkshow dan matchmaking.

Sesi Matchmaking mempertemukan delapan startup healthtech terpilih dengan sejumlah company partner ternama, di antaranya DTO Kemenkes, Asosiasi Healthtech Indonesia, BRI Ventures, 1000 Startup Digital, Kalbe, Alibaba Cloud, OCA dan Big Box.

Matchmaking ini memberikan kesempatan kepada startup-founder untuk melakukan speed dating 1on1 dengan company partner, mengeksplorasi potensi kolaborasi, serta mendapatkan wawasan strategis untuk megembangkan startup healthtech di Indonesia.

Sesi talkshow menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai bidang yang berperan penting dalam transformasi teknologi kesehatan, yaitu Setiaji (Chief of Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan RI), Donald Wihardja (CEO MDI Ventures) dan Risman Adnan (Director of Digital Technology, Kalbe Digital Lab).

Baca Juga :  Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik

Diskusi yang dimoderatori oleh Hafidz Alhadi Luqmana, Chairman Asosiasi Healthtech Indonesia, menyoroti strategi pengembangan healthtech di Indonesia menuju 2045, mulai dari inovasi teknologi, peluang kolaborasi, hingga regulasi.

Sejak tahun 2013, Indigo menjadi inkubator dan akselerator startup milik Telkom Indonesia yang telah berhasil membina lebih dari 200 startup dari berbagai industri di Indonesia. Selain menyediakan dukungan pendanaan bagi startup, Indigo juga memberikan dukungan berupa mentoring, akses jaringan investor, hingga membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom.

Indigo Medmatch 2024 adalah wadah kolaborasi startup healthtech dan stakeholder strategis untuk pengembangan ekosistem digital kesehatan di Indonesia.

Telkom Indonesia mempertemukan para pemangku kepentingan, pemimpin industri, serta pendiri startup healthtech melalui acara Indigo Medmatch, yang berlangsung pada 20 November 2024 di Telkom Landmark Tower.

Baca Juga :  FIA UI Jalin Kerja Sama Strategis dengan Universitas Terbaik Dunia serta Mitra Strategis Lainnya

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta dari berbagai startup, dengan mayoritas startup yang hadir dari kalangan startuphealthtech. Indigo MedMatch mendapatkan sambutan positif dari para peserta mencerminkan tingginya minat terhadap industri healthtech serta kebutuhan untuk belajar dan berkolaborasi dengan para pemimpin industri.

Melalui Indigo Medmatch: Let’s Talk About Healthtech in 2045, Telkom Indonesia melalui program Indigo berkomitmen untuk terus mendukung inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan ekosistem healthtech di Indonesia. Acara ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan solusi teknologi kesehatan yang relevan dan berdampak, sejalan dengan visi Indonesia 2045.

Tentang Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB