87 persen mahasiswa di Indonesia mengaku salah jurusan, Telkom komitmen akselerasi pengetahuan siswa dan pilih jurusan melalui Pijar Sekolah

- Penulis

Jumat, 20 Desember 2024 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

urbandiginews.com – PT Telkom menyatakan berkomitmen untuk mengakselerasi pengetahuan dan keterampilan yang relevan bagi siswa melalui fitur ujian sekolah online atau computer based test (CBT) dalam aplikasi Pijar Sekolah.

EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa mengatakan Pijar Sekolah adalah platform digital yang dikembangkan Telkom untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurut dia, Pijar Sekolah juga mempermudah guru dalam penyusunan materi dan soal ujian bagi siswa, serta membantu sekolah mengelola proses belajar-mengajar yang efisien di dalam satu platform digital.

Pijar Belajar adalah platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk mendukung siswa dalam proses belajar secara mandiri dan fleksibel. Platform tersebut turut mengambil peran dalam sektor pendidikan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan akses di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pijar Sekolah pun mempermudah akses pendidikan yang berkualitas di sekolah sehingga nama baik dan reputasi sekolah ikut meningkat,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dikatakannya, sampai Agustus 2024, pengguna fitur computer based test (CBT) Pijar Sekolah khusus di Provinsi Jawa Barat sudah lebih dari 200 sekolah dengan jumlah pengguna baik guru dan siswa hampir 100 ribu orang.

Baca Juga :  KesepakatanKemitraan UMKM/MKM dan Usaha Besar Tembus Rp. 39 Trilyun

Keberhasilan pelaksanaan penilaian akhir semester (PAS) menggunakan aplikasi ujian sekolah tahun ini, lanjutnya, menjadi cerminan betapa digitalisasi membantu kinerja sekolah menjadi lebih efektif dan efisien.

“Ke depannya, tentu kita berharap mutu pendidikan di negara kita tetap terjaga bahkan terus meningkat,” katanya.

Pijar Belajar juga menyediakan tes bakat bantu siswa untuk menemukan jurusan yang tepat. Platform pembelajaran digital, Pijar Belajar, menyediakan tes minat dan bakat guna membantu para siswa menemukan jurusan pendidikan dan merencanakan karir yang tepat di masa depan.

Mengutip data Integrity Development Flexibility (IDF), Djufri mengatakan sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia mengaku salah jurusan. Data tersebut mendorong PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengembangkan platform dengan fitur yang bertujuan mengidentifikasi potensi dan kecenderungan siswa berdasarkan minat serta kemampuan alami itu. Sehingga para siswa diklaim dapat menentukan pilihan pendidikan atau masa depan karier yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Baca Juga :  Ekonomi Kreatif Dukung Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025: Masjid sebagai Pusat Seni, Inklusi, dan Inovasi

Dengan pemahaman yang lebih jelas tentang dirinya, siswa dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan menghindari pilihan yang kurang sesuai dengan potensinya. Selain itu, tes itu juga membantu siswa menemukan bakat tersembunyi yang mungkin belum disadari agar siswa bisa fokus mengasah kemampuan tersebut untuk mencapai keberhasilan yang lebih maksimal.

Melalui aplikasi Pijar Belajar, siswa dapat menikmati berbagai fitur seperti buku pelajaran digital, video pembahasan, serta latihan soal yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA.

Fitur-fitur tersebut membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih mudah dan mempersiapkan diri untuk ujian dengan baik. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan layanan tes minat bakat.

Tes Minat Bakat, diberikan gratis oleh Pijar Belajar dengan menggunakan metode tes psikologi RIASEC, yakni akronim yang berasal dari enam tipe kepribadian manusia, yaitu Realistis, Investigatif, Artistik, Sosial, Enterprising, dan Conventional.

Tes itu sangat membantu pelajar, karena umumnya digunakan dalam penentuan karir dan jurusan kuliah yang sesuai dengan kepribadian individu.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB