Telkom Dorong Inovasi AI Berkelanjutan Melalui AI Center of Excellence

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paparan terkait dengan Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) pada acara webinar nasional  “Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata” yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) yang berlangsung pada Kamis, (30/10).

Paparan terkait dengan Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) pada acara webinar nasional “Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata” yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) yang berlangsung pada Kamis, (30/10).

 

Tegaskan pentingnya keseimbangan antara riset, talenta, dan penerapan teknologi melalui empat pilar AI Center of Excellence untuk memperkuat ekosistem inovasi nasional.

urbandiginews.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam webinar nasional bertema “Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata” yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) yang berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Dalam acara yang mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan, akademisi, dan industri tersebut, Direktur IT Digital Telkom Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menekankan pentingnya inovasi yang tidak berhenti di laboratorium, tetapi berlanjut hingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

Dalam paparannya, Faizal memperkenalkan konsep “hulunisasi dan hilirisasi” yang harus berjalan beriringan agar ekosistem inovasi dapat tumbuh secara menyeluruh. “Hulunisasi,” menurutnya, mencakup pembentukan talenta, riset terapan, dan literasi digital di tingkat akademik, sementara “hilirisasi” berfokus pada penerapan hasil inovasi ke berbagai sektor industri dan layanan publik.

Baca Juga :  Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, Telkom Wujudkan Harmoni Alam dengan Teknologi
Direktur IT Digital Telkom Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi saat memberikan paparan pada acara webinar nasional “Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata” yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) yang berlangsung pada Kamis, (30/10).

Kedua konsep tersebut diwujudkan melalui empat pilar Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar pertama, AI Campus, berperan sebagai “hulunisasi” dengan fokus pada riset, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi AI di lingkungan akademik. Tiga pilar lainnya berfungsi sebagai “hilirisasi”, yaitu AI Playground untuk uji coba cepat dan pengembangan prototipe, AI Connect untuk memperkuat jejaring kolaborasi antara kampus, komunitas, pemerintah, dan industri, serta AI Hub yang berfungsi sebagai pusat berbagi use case dan solusi AI yang siap diimplementasikan.

Faizal menambahkan bahwa AI CoE dijalankan dengan pendekatan Pentahelix, yakni kolaborasi lintas sektor antara akademisi, media, pemerintah, komunitas, dan industri. Pendekatan ini memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan Telkom tidak hanya bersifat konseptual, tetapi dapat diuji, dikembangkan, dan diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan pasar dan masyarakat.

Baca Juga :  Telkom Solution Perkuat B2B ICT, Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise di Kawasan Asia Pasifik

Lebih lanjut, Faizal juga menegaskan bahwa keberhasilan inovasi terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dan terus menyempurnakan solusi. “Tidak ada inovasi yang hasilnya sempurna, kita terus berkembang, melakukan improvement untuk mengikuti kebutuhan dan feedback dari pelanggan.”

Melalui AI CoE, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan digital yang berperan aktif dalam membangun ekosistem AI nasional. Sinergi antara kampus, pemerintah, komunitas, dan industri diyakini akan mempercepat lahirnya solusi berbasis AI yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan daya saing Indonesia di kancah global.

#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:09 WIB

KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB