Telkom Siapkan Proyek Besar : infraNexia Siap Berdiri 2026, Kelola Aset Fiber Raksasa Secara Mandiri

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

urbandiginews.com – Telkom Indonesia semakin agresif memperkuat fondasi digital nasional dengan menyiapkan anak usaha baru bernama infraNexia – entitas khusus yang akan mengelola dan memiliki penuh aset jaringan fiber Telkom. Proyek spin-off besar ini ditarget selesai pertengahan 2026 dan diposisikan sebagai langkah strategis Telkom memasuki era infrastruktur digital yang lebih terbuka dan efisien.

Dalam ajang Telkom’s 2030: Empowering the Nation through Sustainable Digitalization yang digelar di Jakarta, Senin (1/12/2025), Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Arthur Angelo Syailendra, memaparkan progres pemisahan usaha tersebut.

“Komposisinya 88 persen dari internal Telkom Group, 12 persen dari luar, termasuk operator lokal,” jelasnya. Menurut Angelo, spin-off ini membuat struktur kepemilikan aset menjadi lebih transparan dan memungkinkan publik menilai skala aset fiber Telkom yang “sangat besar”.

Baca Juga :  Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026

Dengan kehadiran infraNexia, Telkom tidak hanya memisahkan operasional jaringan, tetapi juga mentransfer kepemilikan aset infrastruktur ke anak usaha tersebut. Model ini membuka ruang network sharing yang lebih netral, efisiensi operasional, dan tata kelola yang lebih kuat.

Tahap pertama spin-off telah tuntas, dengan lebih dari 50% aset fiber terpilih dialihkan ke TIF. Setelah itu, infraNexia akan beroperasi sebagai infraco murni—fokus pada efisiensi, transparansi keuangan, dan peningkatan nilai aset.

Baca Juga :  Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari transformasi Telkom menuju struktur holding-operating company yang lebih modern.

“Holding fokus strategi, anak usaha fokus eksekusi. Setelah fase satu selesai Desember, kami target fase dua rampung semester pertama tahun depan,” ujarnya.

Meski bentuk final infraNexia masih dalam tahap desain, Seno menegaskan ambisi jangka panjang Telkom:

“Kita ingin infraNexia tumbuh besar. Ini akan menjadi the next Telkomsel.”

Jika terealisasi, infraNexia akan menjadi salah satu pemain kunci ekosistem infrastruktur internet Indonesia—mendorong konektivitas nasional yang lebih cepat, terbuka, dan sustainable.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Pilih, Menang, Hepi! Kebut Hadiah BombasTri Hadir Kembali Rayakan Loyalitas Pelanggan, Makin Seru dan Makin Meriah
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:09 WIB

KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB