Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PaDi Business Forum & Showcase 2026 yang diselenggarakan oleh PaDi UMKM menjadi momentum kolaborasi antara BUMN dan UMKM untuk memperkuat ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan, Senin (6/5).

PaDi Business Forum & Showcase 2026 yang diselenggarakan oleh PaDi UMKM menjadi momentum kolaborasi antara BUMN dan UMKM untuk memperkuat ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan, Senin (6/5).

 

“Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM menghadirkan transformasi pengadaan berbasis digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis nasional yang inklusif dan berkelanjutan”

 

urbandiginews.com – PaDi UMKM, platform digital pengadaan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan, Senin (6/5). Kegiatan ini dihadiri oleh Danantara Asset Management, Kementerian UMKM Republik Indonesia, BP BUMN, lebih dari 50 BUMN serta para pelaku UMKM dari berbagai sektor industri.

Mengusung tema “Menjalin Kolaborasi, Menggerakkan Investasi, dan Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Nasional”, PBFS 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi BUMN dan UMKM melalui ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 akan berlangsung selama enam bulan, mulai Mei hingga Desember 2026, melalui berbagai program kolaboratif seperti PaDi Talks, Vendor Connect, dan Business Matching. Seluruh rangkaian ini menjadi bagian dari transformasi PaDi UMKM melalui komitmen #PengadaanLebihTenang, yaitu pengalaman pengadaan yang lebih aman, terhubung, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam ekosistem digital.

Baca Juga :  Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Kegiatan ini juga menghadirkan dua sesi talkshow bertajuk “Perkuat Rantai Pasok Nasional: Strategi Substitusi Impor dan Optimalisasi Produk Lokal Melalui Tender Kilat PaDi UMKM” serta “Pengadaan Ramah Lingkungan: Mengubah Limbah Menjadi Nilai Strategis Perusahaan”. Kedua sesi tersebut membahas penguatan produk lokal, digitalisasi pengadaan, hingga implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam proses bisnis berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto, menegaskan pentingnya penguatan brand positioning untuk membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan.

Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto menyampaikan paparan mengenai penguatan brand positioning dalam acara PaDi Business Forum & Showcase 2026, Senin (6/5).

“Penguatan brand positioning menjadi sangat penting. Rebranding bukan hanya soal perubahan visual, tetapi bagaimana menciptakan brand experience yang mampu membangun persepsi dan kepercayaan pelanggan. Experience will drive brand perception, not merely a campaign. Karena itu, transformasi PaDi UMKM melalui tagline #PengadaanLebihTenang harus memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. Ketika berbicara mengenai pengadaan digital BUMN, maka PaDi UMKM harus menjadi top of mind,” ujar Dendi.

Baca Juga :  ATSI Dukung Penataan Platform Digital Global demi Persaingan Setara, Asal Tak Bebani Pengguna

Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan komitmen Telkom melalui PaDi UMKM dalam menghadirkan platform pengadaan digital yang aman dan sesuai prinsip Good Corporate Governance.

“PaDi UMKM berkomitmen menghadirkan #PengadaanLebihTenang melalui platform yang memenuhi standar governance, dilengkapi keamanan siber berlapis, kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, serta sertifikasi ISO 27001. Kami juga terus mendorong UMKM agar dapat tumbuh dan terhubung secara berkelanjutan dalam ekosistem digital,” jelas Faizal.

PBFS 2026 turut menghadirkan 29 seller rekomendasi dari berbagai kategori kebutuhan perusahaan dan BUMN, mulai dari elektronik, alat tulis kantor, jasa, food & beverage, hingga kebutuhan operasional lainnya.

Tahun 2026 menjadi tahun keempat penyelenggaraan PBFS. Dengan rangkaian program yang lebih panjang dan intensif, PaDi UMKM optimistis dapat mendorong peningkatan transaksi melampaui capaian tahun 2025 sebesar Rp2,5 triliun serta memperkuat peran digitalisasi pengadaan dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan kemandirian ekonomi nasional.

 

#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB