urbandiginews.com – Indonesia semakin memperlihatkan kemajuan dan kebanggaannya dalam industri otomotif nasional.
Salah satu pencapaian besar yang mencuri perhatian publik adalah hadirnya mobil MV3 Garuda Limousine, kendaraan kepresidenan terbaru yang dirancang untuk Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Menariknya, dua alumni Telkom University (Tel-U), Azka Rizki Fauzan (Desain Produk 2014) dan Humam Fathi (Desain Produk 2016), ikut serta dalam merancang desain inovatif dari mobil ini, membuktikan bahwa Indonesia memiliki talenta kreatif yang tak kalah dengan negara-negara lain di dunia.
Kontribusi Alumni Tel-U: Menjawab Tantangan Desain Kendaraan Kepresidenan
Mobil MV3 Garuda Limousine dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan kendaraan kepresidenan yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan dan keamanan, tetapi juga daya tahan tinggi.
Proyek ini memiliki tantangan besar, yaitu menciptakan sebuah kendaraan yang tidak hanya fungsional tetapi juga mencerminkan citra negara serta karakteristik pemimpin Indonesia. Konsep desain mobil ini dipenuhi dengan unsur elegansi dan ketangguhan, yang menjadi inspirasi utama dari desain tersebut.
Prabowo Subianto, Presiden terpilih Indonesia, menjadi sumber inspirasi dalam merancang kendaraan yang tak hanya tampil megah, tetapi juga tangguh di segala medan.
“Desain ini menggambarkan ketangguhan dan elegansi, yang merupakan karakteristik dari Pak Prabowo, inspirasi kami dari situ,” ungkap Humam Fathi, salah satu desainer mobil MV3 Garuda Limousine yang juga alumni Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University.

Proses Kreatif Berdasarkan Ilmu yang Dipelajari di Tel-U
Proses pengerjaan desain mobil ini dimulai pada akhir bulan April dan melibatkan penggunaan metode Design Thinking yang meliputi lima tahap penting: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Proses desain ini sudah menjadi bagian dari pembelajaran yang mereka dapatkan selama di Tel-U, yang memiliki kurikulum unggulan di bidang desain dan industri kreatif.
“Metode ini kami pelajari sejak masa kuliah di Tel-U, dan sangat berguna dalam mendalami setiap aspek desain, dari pemahaman kebutuhan hingga implementasi ide,” jelas Humam Fathi.
Bersama dengan Azka Rizki Fauzan, Humam bekerja keras untuk menghasilkan konsep styling dan desain eksterior serta interior yang tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga memperhatikan estetika dan kenyamanan.
Desain mereka mengutamakan keseimbangan antara inovasi teknis dan pengolahan visual yang dapat menciptakan kesan elegan namun tetap berdaya tahan tinggi, sejalan dengan karakter kepemimpinan Indonesia.
Kolaborasi dan Bimbingan yang Memperkuat Kualitas Karya
Sebagai bagian dari tim desain, Azka dan Humam tidak bekerja sendirian. Mereka mendapat bimbingan dari Sigit Puji Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad, yang juga merupakan alumni dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pak Sigit berperan sebagai pengarah proyek dan memberikan arahan strategis untuk memaksimalkan konsep yang telah mereka kerjakan.
Dengan pengalaman dan pengalamannya yang mendalam di bidang teknologi dan desain otomotif, bimbingan beliau sangat berharga dalam mengarahkan hasil akhir dari desain mobil ini.
“Bimbingan dan masukan dari Pak Sigit dan tim di Pindad sangat berharga dalam mengarahkan konsep agar lebih optimal,” tambah Azka Rizki, menggambarkan pentingnya kolaborasi yang terjalin antara berbagai pihak dalam menghasilkan karya yang luar biasa ini.

Simbol Kebangkitan Industri Otomotif Nasional
Lebih dari sekadar kendaraan kepresidenan, MV3 Garuda Limousine merupakan simbol kebangkitan industri otomotif nasional yang dipenuhi dengan inovasi karya anak bangsa.
Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan produk-produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Tidak hanya sebagai simbol negara, mobil ini juga menandakan awal dari era baru otomotif Indonesia yang didorong oleh talenta-talenta kreatif lokal.
Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, juga memberikan apresiasi terhadap pencapaian ini dan mengungkapkan, “Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa produk lokal Indonesia semakin siap bersaing secara global. Jika kita mendukung lebih banyak jenama lokal dan melibatkan talenta Indonesia, kita akan melihat lebih banyak karya inovatif yang membawa nama bangsa ke kancah internasional.”
Bangga dengan Alumni Tel-U yang Membawa Nama Indonesia di Dunia
Telkom University merasa bangga atas kontribusi besar yang telah diberikan oleh Azka dan Humam dalam proyek prestisius ini. Keterlibatan langsung mereka dalam desain MV3 Garuda Limousine memperlihatkan bahwa alumni Tel-U bukan hanya siap menjawab tantangan industri kreatif, tetapi juga mampu menciptakan karya-karya yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
Mereka membuktikan bahwa Tel-U bukan sekadar tempat pendidikan, tetapi sebuah lembaga yang menghasilkan talenta berkualitas yang dapat diandalkan dalam berbagai bidang, termasuk desain industri otomotif.







