Urbandiginews.com, Bali – 25 November 2024 – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyerukan kepada pengusaha UMKM untuk mengadopsi teknologi digital sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di tengah lesunya Pasar Tanah Abang di Jakarta. Seruan ini disampaikan pada peresmian Pasar Umum Negara di Kabupaten Jembrana, Bali, yang dihadiri oleh berbagai pelaku ekonomi lokal.
Maman Abdurrahman mengungkapkan pentingnya pemahaman ekosistem digital bagi pengusaha UMKM. Ia menilai, meskipun Kabupaten Jembrana memiliki karakteristik yang berbeda dengan Jakarta, perkembangan media sosial dan digitalisasi akan segera menyentuh semua daerah. “Mari kita mulai mengajak UMKM belajar menyosialisasikan produk melalui media sosial atau media digital. Supaya 10 tahun ke depan, mereka sudah siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Dalam upaya mendorong digitalisasi, pemerintah menargetkan 30 juta UMKM untuk onboarding ke platform digital. Hingga saat ini, sebanyak 25,54 juta usaha UMKM telah memasuki ekosistem digital, meningkat dari 22 juta usaha pada tahun lalu. Maman menekankan pentingnya penguasaan teknologi pembayaran non-tunai melalui QRIS, promosi digital, dan pemanfaatan platform daring untuk memperluas pasar. “Langkah ini akan membantu pengusaha UMKM menjangkau pasar yang lebih luas dan memperkuat daya saing di tengah persaingan global,” tambah Maman.
Lebih lanjut, Maman juga mengingatkan bahwa pasar memiliki peran penting tidak hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai tempat sosial bagi masyarakat. “Pasar bukan hanya tempat transaksi ekonomi, tetapi juga pusat berkumpulnya komunitas. Ini adalah tempat untuk berkomunikasi dan bertukar pikiran,” jelasnya.







