Pemerintah Sediakan Kuota 28 Ribu UMKM Untuk Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

- Penulis

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah telah menyediakan kuota yang cukup besar bagi pelaku UMKM untuk menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana terkait jumlah kuota UMKM yang dilibatkan, yakni sekitar 28.000 UMKM.

“Kuotanya ada 28 ribuan,” ucap Dadan saat dihubungi pada Minggu, 5 Januari 2025, seperti dikutip dari Tempo.co.

Namun, Dadan belum menjelaskan secara rinci terkait skema perjanjian dan teknis kerja sama dengan para UMKM yang dilibatkan nantinya. Dadan hanya mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 13 ribu lebih pelaku usaha yang mendaftar untuk menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis. Pendaftaran kemitraan ini juga dilakukan secara daring (online) melalui situs resminya di https://mitra.bgn.go.id/

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto tersebut sudah dimulai pada Senin, 6 Desember 2025 lalu. Rencananya, pada fase tiga bulan pertama pemerintah akan mendistribusikan MBG sebanyak 3 (tiga) juta porsi.

“Nanti baru naik dua kali, di April meningkat 6 juta,” ujar Tim Pokja Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Niken Gandini, pada pertengahan Oktober 2024 tahun lalu.

Baca Juga :  Pos Indonesia Perkuat Layanan Retail Business untuk UMKM: Terluas, Tercepat, Terpercaya.

Implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG): Sudah Ada 140 UMKM yang Berpartisipasi

Dilansir dari MetroTVNews.com, Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia, Hasan Nasbi berharap agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat saja, tetapi bisa menjadi penggerak ekonomi untuk negara.

“Selain untuk penerima manfaat, program MBG juga akan menjadi penggerak ekonomi yang luar biasa. Diharapkan seluruh pihak yang terlibat bisa mendapatkan manfaat yang positif dari program ini,” ujar Hasan, seperti dikutip Media Indonesia dalam artikel MetroTVNews.com, Senin, 6 Januari 2025.

Hingga saat ini, sudah ada 140 pelaku UMKM yang dilibatkan dalam rantai pasok program MBG, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah. Hal ini dikarenakan sudah ada antrean dari ribuan UMKM, koperasi, dan BUMDes lainnya yang telah mendaftar dan sedang melalui proses evaluasi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini juga sudah dimulai di 190 titik yang tersebar pada 26 provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Sutanto Minta Semua Kepala Desa Manfaatkan Aplikasi "JAGA DESA"

Menkomdigi: Menu MBG Akan Menyesuaikan Dengan “Kekuatan” UMKM Setempat

Dikutip dari AntaraNews.com, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid juga menyampaikan bahwa penyusunan menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini akan disesuaikan dengan kekuatan pelaku UMKM di daerah setempat.

“Jadi, kalau memang di situ kekuatannya di peternakan ayam, maka yang diserap itu. Kalau memang ada peternakan sapi, maka yang diserap itu. Jadi, semuanya juga nanti kita lihat kearifan lokal dari sisi menu makanannya,” terangnya, seperti dilansir dari AntaraNews.com.

Selain itu, menurut Meutya, pemerintah juga sangat terbuka dalam menerima saran atau masukan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah.

“Pemerintah sangat terbuka kepada masukan. Hari pertama ini kita akan lihat evaluasinya. Kalau ada yang terlupa-terlupa, nanti kita ingatkan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) nya,” pungkasnya.

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Sumber Berita : Tempo.co, MetroTVNews.com, AntaraNews.com

Berita Terkait

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN
Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat
Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia
NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI
KAI Mengangkut 50,76 Juta Ton Barang, Mendukung Rantai Pasokan Ekonomi Nasional
Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

NVIDIA Ajak Mahasiswa ITB Naik Kelas: dari Pengguna Jadi Pencipta AI

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB