Serius Atasi Stunting, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Andalkan DMS Cazbox by Metranet

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan dari Cazbox White Label by Metranet saat melakukan kunjungan ke kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus, beberapa waktu yang lalu.

Perwakilan dari Cazbox White Label by Metranet saat melakukan kunjungan ke kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus, beberapa waktu yang lalu.

 

urbandiginews.com – Stunting bukan sekadar angka statistik, tetapi refleksi nyata tentang bagaimana kita sebagai bangsa menjaga generasi penerus. Ribuan anak di Indonesia masih menghadapi risiko pertumbuhan terhambat akibat kurangnya asupan gizi yang memadai. Menyadari pentingnya masa depan anak-anak Indonesia, upaya penanggulangan stunting tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan dalam aksi nyata. Dalam rangka memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan cerdas melalui solusi digital yang terintegrasi, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus kembali bekerja sama dengan Metranet dalam penggunaan Solution Platform Cazbox White Label.

Sebagai bagian dari upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Kudus, Cazbox by Metranet melalui solusi Dashboard Management Stunting (DMS) “Ramping Keren” memungkinkan pendataan yang lebih akurat, pemantauan real-time, serta evaluasi program yang lebih efektif. Dengan teknologi ini, sebanyak 1.962 tenaga pendamping keluarga (TPK) di Kudus dapat bekerja lebih efisien dalam mengidentifikasi dan membantu keluarga berisiko stunting, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Aksi Sosial Finnet Raih Penghargaan Top CSR Awards 2025

Head of Sales Cazbox Fajar Arifin menyampaikan, “Kerja sama lanjutan ini menjadi bukti bahwa solusi yang kami hadirkan memberikan kontribusi nyata dalam penanganan stunting di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal, didukung oleh data yang valid dan intervensi yang tepat.”

Validasi data yang akurat menjadi kunci dalam menyelamatkan generasi mendatang. Sistem ini memungkinkan informasi berbasis geolokasi, dokumentasi foto, serta pemantauan perkembangan anak secara langsung dan transparan. Hal ini tidak hanya memastikan penggunaan anggaran yang lebih efektif, tetapi juga mencegah ketidaktepatan data yang dapat memperlambat upaya pencegahan stunting.

Selain itu, dalam rangka mendukung kesejahteraan tenaga pendamping keluarga (TPK), Cazbox juga memfasilitasi sistem pencairan tunjangan komunikasi yang lebih efisien dan transparan. Dengan sistem digital ini, para kader dapat lebih fokus menjalankan tugas mereka tanpa terhambat oleh proses administratif yang rumit.

Baca Juga :  Telkom Perkenalkan StuntingHub, Platform Solusi Pantau Cegah Stunting

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Putut Winarno menyampaikan, “Stunting bukan hanya permasalahan kesehatan, tetapi juga isu moral dan sosial. Jika kita abai, maka kita membiarkan generasi mendatang kehilangan potensi terbaiknya. Kami percaya bahwa dengan teknologi yang tepat, setiap anak berhak tumbuh sehat dan cerdas. Dashboard ‘Ramping Keren’ merupakan langkah konkret untuk memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran.”

Dengan sinergi antara teknologi dan kebijakan strategis, diharapkan upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kudus semakin optimal. Kemitraan antara Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus dan Cazbox by Metranet menjadi bukti bahwa inovasi digital dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak-anak Indonesia.

#ElevatingYourFuture

Penulis : Coki Dasopang

Editor : Marah Bangun

Berita Terkait

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi
Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden
Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia
Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026
Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Buka Karir Jakarta Expo 2026, Gubernur Pramono: Jakarta Terbuka bagi Seluruh Pencari Kerja
Gandeng Industri Film Amerika, Pemprov DKI Perkuat Jakarta sebagai Kota Sinema
Telkom Perkuat ESG lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma, Hak Publik atas Informasi Harus Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Lantik Lima Pejabat Eselon I, Menkeu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Kepercayaan Presiden

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Berbicara di WCCE 2026, Gubernur Pramono Dorong Jakarta Jadi Hub Ekonomi Kreatif Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel Perkuat Pemanfaatan Teknologi AI Terkini Buatan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Digital Indonesia

Berita Terbaru

Aneka Berita

Cuaca di Bumi Bisa Ganggu Sinyal Satelit? Ini Penjelasan BRIN

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:44 WIB